Satu Kata tentang Indonesia
Seorang bapak dan anak sedang membicarakan tentang sebuah negeri yang mereka tinggali. Indonesia, sebuah negeri yang dianugerahi Sang Maha Segala dengan kekayaan alamnya yang melimpah ruah. Berikut penggalan pembicaraan mereka..
Bapak : "Sekarang duduk yang baik, punggung tegak, konsentrasi, serius le! Konsentrasi! Cobalah pandanglah Indonesiamu itu tepat di pusat mata jiwamu. Kemudian pilih satu kata. Ucapkan!"
Anak : "Al..ham..dulillah...!"
Bapak : "Yang jujur kepada dirimu sendiri lho?!" (Sang bapak yakin anaknya tidak jujur)
Bapak : "Pandang itu jutaan petani, jutaan buruh, orang-orang di jalanan-jalanan kota, di pelosok-pelosok desa!"
Anak : "Subhanallah"
Bapak : "Kamu terlalu menahan diri, le! (Sang Bapak yakin lagi bahwa anaknya sedang menutupi sesuatu)
Bapak : "Tataplah air muka para pemimpin, pandanglah ekspresi wajah para pejabat dan wakil rakyat dan hitung berapa yang hatimu bisa percaya dan berapa yang tidak..."
Anak : "Astaghfirullah..."
Bapak : "Jangan ditutup-tutupi...!!"
Anak : "As.. taghfirullah...."
Bapak : "Teruskan hatimu, telanjangkan perasaanmu..." (Berharap anaknya jujur)
Anak : "Laa Ilaaha Ilallahhh...."
Bapak : "Terus le ungkapkan apa adanya...!!"
Anak : "Allahu Akbar.... As... taghfirullah..."
Bapak : "Terus le ungkapkan apa adanya. Sekali lagi pandang Indonesiamu, tumpahkan, hujan deraskan perasaanmu... Jebol air bah perasaanmu, le.. Tatap lagi Indonesiamu... Ledakkan, le...!!"
Anak : "As... As.... Assuuuuuu Asuuuu... Asuuuu!!!!!"
* Kutipan dari pagelaran musik dan puisi oleh Emha Ainun Najib dengan judul Presiden Balkadaba.







41 komentar:
Kirim Komentar Anda
Indonesia adalah Tumpah darahku
Indonesia adalah tanah airku
prihatin.. tapi kok yo pingin ngguyu (lmao)
Indonesia OK jika kita OK.
Kasihan Si anak, berakhir dg dosa.. Dasar Si Bapak!!
right or wrong INDONESIA is my country
jancuk..
eh kurang sip yo kang.
kurang 'U' karo 'W'
wakakakakka..
AHahahha.. Nice writing mas!! Cak nun emang mantabh!!
tapi indonesia bukan asu kan?
semoga asunya bener2 jujur....
asu bahasa indonesianya adalah anjing ;)
astaghfirulloh
ada ada saja anang ki
Wah, sebagai orang Indonesia aku ora terimo, moso' indonesia diarani asu ?
Ungkapan yang SANGAT JUJUR... :D
dasar MH ada-ada saja caranya nyentil :)
wadu,m,,,yang terakhir gak enak tuh
Sentilan yang amat sangat nyentilll.... til gak pake' pen.. (lmao)
hua.. emang mantep tu emha :) hehehe...
wah....
pak emha toh?
kasih jempol dulu
ga asu thok, ono celenge mbarang kok..
Huehuheue, yach gitulah Indonesia, mudah2an lebih baik dengan pemimpin yang baru nanti :)
Regards,
Ghustie Samosir
www.hanyainfo.blogspot.com
Masyaallah
:)
hahaha
Sudah sedemikian parahkan negeri tercinta ini?
sebuah dialog yang membuat kita merenung.
nice posting sobat.
Dimohon masukannya di blog aku.
MERDEKAaaaaaaa...
aaaaaaaaaYAM Goreng...
siip..
merdeka.............
merdeka.... semoga menjadi negara yang lebih baik
semoga saja ya mas, hasil dari pemilu ini membawa akan Membawa Indonesia ke jalan yang lebih baik lagi
AMIN
Indonesia kebanggaanku!!!
hai, para pemimpin, hilangkanlah aroma asu di negeri ini. jadikan negara yang kaya akan kejujuran...
Right or Wrong, its my country
... semoga secepatnya kita bisa bangga dengan negeri kita sendiri...
Semoga
weh nonton youtube dolo ah
btw blogwalkingg yaaaaaa
sentilan yang sangat mengena..
tapi saia tetep bangga jadi indonesia..
walaupun begitu tahanya yang saya injak!
airnya yang saya minum!
ceilah kata-kata saya!
kapan y saya melintas ke sana.. mau..
indonesia my blood
Kunjungi blog ku: http://anasfilatelis.blogspot.com/
Emha memang bapak "gemblung" Nasional....
wew... nek dipikir negatif dadine yo negatif, mari berfikir positif ya kisanak...
Byuh...
:D
indonesia itu indah.
Kirim Komentar Anda
Gunakan link dibawah ini jika form komentar tidak bisa digunakan(Klik disini untuk mengirim komentar anda)
Silahkan menuliskan komentar anda pada opsi Google/Blogger untuk anda yang memiliki akun Google/Blogger.
Silahkan pilih account yang sesuai dengan blog/website anda (LiveJournal, WordPress, TypePad, AIM).
Pada opsi OpenID silahkan masukkan URL blog/website anda pada kotak yang tersedia.
Atau anda bisa memilih opsi Nama/URL, lalu tulis nama anda dan URL blog/website anda pada kotak yang tersedia. Jika anda tidak punya blog/website, kolom URL boleh dikosongi.
Gunakan opsi 'Anonim' jika anda tidak ingin mempublikasikan data anda. (sangat tidak disarankan)