Bukan kepalang kaget setengah mati saat melihat langsung peristiwa horor mencekam yang terjadi di negeri seberang.
Tak tega rasanya melihat luberan air laut yang meluap menggenangi areal pemukiman, memorakporandakan apa yang dilewatinya... Seketika itu juga perasaan ngilu muncul... Ngeri....
Tsunami datang tak lama setelah gempa 8,9 skala Richter menggoyang bumi Jepang. Kapal di lautan terhempas terbawa arus deras.... Rumah-rumah terhempas... Episode 26 Desember 2004 di Aceh terulang kembali....
Oh, Tuhan... Bencana demi bencana kau kirim ke bumi yang tak lagi ramah pada penghuninya... :(
Turut berduka buat korban gempa dan tsunami Jepang......
Sticky Message Board
Tutorial Cari Uang
Spesial Ramadhan
Peta dan Panduan Jalur Mudik 2011 Jawa Bali Sumatera
Sudahkah Anda Membayar Zakat Fitrah ??
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1432 H
Menjemput Ramadhan
Menunggu Waktu Berbuka
Iklan Sirup Ramadhan
Ritme Puasa Anak Kos
Waktu Puasa Berbeda
Ngabuburit
Kenapa Harus Ngakali Rasa Haus dan Lapar ?
Rating Acara Tertinggi Selama Bulan Ramadhan
Uang Baru dan Lebaran
Sandal Syahid
Sudahkah Anda Bersabar ?
Sudahkah Anda Bersyukur ?
Cek Arah Kiblat dengan Google Earth
Wednesday, March 16, 2011
Sunday, February 06, 2011
Kisah Januari
From Januari to Januari and again Januari...
Januari 2009 we met,
Januari 2010 we enganged,
then, Januari 2011 we married..
Tuesday, January 11, 2011
Selamat Datang LPI
Sebuah kompetisi sepakbola profesional yang selama ini diidamkan masyarakat Indonesia mulai muncul dengan lahirnya LPI (Liga Primer Indonesia). Liga yang digagas Arifin Panigoro ini diproyeksikan menjadi Liga Sepakbola profesional... Lahirnya LPI ini konon merujuk pada terselenggaranya EPL di Inggris beberapa puluh tahun lalu. Sebuah misi mulia yang diusung untuk menciptakan kompetisi yang fair play dan profesional. Yang pada akhirnya menghasilkan pemain profesional dan tidak tergantung pada APBD. Itu harapannya.
PSSI pun berang karena takut tersaingi... ISL yang notabene kompetisi buatan PSSI mendapat saingan baru, LPI. Menurut saya ini mirip dengan kompetisi Galatama dan Perserikatan tempo dulu. Hm.. Jadi apa salahnya sekarang ada ISL dan LPI?
Saya ucapkan selamat datang.. Semoga niat penggagas LPI benar-benar tulus untuk memajukan persepakbolaan tanah air yang tengah kering prestasi..... Amin...!
Monday, December 27, 2010
Bencana 26
Tanggal 26 sepertinya identik dengan bencana terhadap negeri ini.... Entah ada kaitannya atau tidak, banyak orang sering mengaitkan sesuatu hal dengan mitos atau kepercayaan lainnya... Inilah ciri khas kita yang tidak bisa kita bohongi.... Hm....
Yang terbaru timnas dicukur gundul oleh Harimau Malaya di Stadion Bukit Jalil, Malaysia... Indonesia bertekuk lutut tanpa daya di tangan Malaysia.... Skor 3-0 menjadi kekalahan pertama yang merusak jalan mulus timnas sejak babak penyisihan... Kekalahan satu-satunya ini menjadi titik antiklimaks? Entah...
Banyak hal yang harus dibenahi.. Mental pemain masih labil... Gampang goyah oleh sesuatu hal teknis dan nonteknis.... Sinar laser yang menjadi alibi kekalahan timnas menutupi kegalauan saya akan pemainan timnas yang tampak tak terkoordinasi dengan rapi seperti babak penyisihan... Selain para elit politik yang berebut andil dan simpati atas keberhasilan timnas dan agenda aneh-aneh PSSI itu...
Ya... Kita harus akui, Indonesia masih jago kandang.... Bermain di kandang lawan kita tidak ada apa-apanya... Mental, permainan turun drastis...
Walhasil, Malaysia mampu mencuri momentum terlebih setelah konsentrasi pemain Indonesia buyar akibat serangan sinar laser yang dilakukan oleh para suporter Malaysia..... Tiga gol bersarang dalam kurun waktu kurang dari seperempat jam.... Gol-gol yang nyaris mengubur impian timnas selama 14 tahun untuk menjadi juara se-ASEAN.
Semua belum usai... Masih ada 90 menit lagi.... Buktikan kepakan Garuda mampu membuat timnas terbang tinggi... Menghancurkan tim Malaysia, dengan sportif tentunya...
Amin.
Yang terbaru timnas dicukur gundul oleh Harimau Malaya di Stadion Bukit Jalil, Malaysia... Indonesia bertekuk lutut tanpa daya di tangan Malaysia.... Skor 3-0 menjadi kekalahan pertama yang merusak jalan mulus timnas sejak babak penyisihan... Kekalahan satu-satunya ini menjadi titik antiklimaks? Entah...
Banyak hal yang harus dibenahi.. Mental pemain masih labil... Gampang goyah oleh sesuatu hal teknis dan nonteknis.... Sinar laser yang menjadi alibi kekalahan timnas menutupi kegalauan saya akan pemainan timnas yang tampak tak terkoordinasi dengan rapi seperti babak penyisihan... Selain para elit politik yang berebut andil dan simpati atas keberhasilan timnas dan agenda aneh-aneh PSSI itu...
Ya... Kita harus akui, Indonesia masih jago kandang.... Bermain di kandang lawan kita tidak ada apa-apanya... Mental, permainan turun drastis...
Walhasil, Malaysia mampu mencuri momentum terlebih setelah konsentrasi pemain Indonesia buyar akibat serangan sinar laser yang dilakukan oleh para suporter Malaysia..... Tiga gol bersarang dalam kurun waktu kurang dari seperempat jam.... Gol-gol yang nyaris mengubur impian timnas selama 14 tahun untuk menjadi juara se-ASEAN.
Semua belum usai... Masih ada 90 menit lagi.... Buktikan kepakan Garuda mampu membuat timnas terbang tinggi... Menghancurkan tim Malaysia, dengan sportif tentunya...
Amin.
Subscribe to:
Posts (Atom)






