Kekeluargaan
AZAS KEKELUARGAAN YANG MENGAKAR KUAT DI INDONESIA
Sambil menjaga anak-anak ujian, saya mengamati soal yang sedang mereka hadapi. Di nomor 6 terlihat sebuah pertanyaan yang membuat hati kecil saya ingin menuliskan sesuatu di blog biru ini untuk menumpahkan uneg-uneg dan pikiran terpendam tentang makna kekeluargaan. Karena kekeluargaan inilah bangsa Indonesia menjadi seperti sekarang ini... Hmm...

Kekeluargaan. Kata ini yang banyak beredar di buku PMP (PPKn atau PKn sekarang) atau juga ditemukan di buku Ekonomi dan ilmu sosial lainnya jaman sekolah dulu. Kata yang sangat sering terdengar saat guru menerangkan dan seperti yang tercantum dalam banyak soal ujian mata pelajaran PMP dan beragam ilmu sosial itu.
Kekeluargaan berasal dari kata keluarga yang mendapat awalan ke- dan akhiran -an. Keluarga sendiri berasal dari bahasa Sansekerta, kula artinya saya dan warga yang artinya orang disekitar kita. Keluarga memiliki makna orang yang masih sealiran darah dengan kita.
Makna kekeluargaan sendiri lebih pada sebuah paham atau azas dimana dengan kekeluargaan semua masalah susah menjadi mudah. Azas kekeluargaan ini mencakup muatan nilai-nilai seperti kerja sama, kebersamaan, keadilan, dan partisipasi.. Itu intinya, dan menurut pelajaran semasa sekolah dulu bangsa kita memang terkenal akan paham kekeluargaannya. Haha....
Karena kekeluargaan ini pula Indonesia sempat melejit di daftar negara korup penuh kasus korupsi dan koruptor kakap di dunia. KKN menjadi bagian dari bangsa yang merupakan perwujudan dari azas kekeluargaan. Dengan paham kekeluargaan, hukum pun seakan menjadi tanpa arti.
Ketika ada permasalahan antar golongan masyarakat, melalui sistem kekeluargaan semua akan baik-baik saja. Begitu pula saat terkena razia polisi di jalan yang akan aman jika menerapkan prinsip kekeluargaan. Hmm... Intinya penyelesaian masalah menggunakan metode kekeluargaan itu aman dan cepat... Hahaha...
Dan yang menjadi rahasia publik adalah sistem kekeluargaan yang diterapkan di penyaringan calon pegawai negeri sipil baru di banyak daerah. Tak perlu disangsikan lagi inilah buah dari pembelajaran sekolah tentang makna luas kekeluargaan. Hihi...
Birokrasi maupun lobi-lobi permasalahan bisa lancar seketika ketika salam tempel dan amplop berpindah atas nama kekeluargaan. Jalur pendidikan ekspres pun ada lewat metode kekeluargaan, bayar uang ijazah pun jadi dalam beberapa hari. Tak perlu 4 tahun berjuang mati-matian susah payah untuk menggondol gelar Sarjana. Semua berkat kekeluargaan.
Karena kekeluargaan pula banyak bisnis mapan menggurita di banyak sektor dan menjadi penguasa tumpukan uang yang melimpah ruah.... Kekeluargaan memang menjadi khas-nya bangsa ini. Bangsa yang terkenal dengan azas kekeluargaannya. Kekeluargaan pula membuat kekuasaan bertahan lama dan menjadi semacam dinasti kekuasaan. Oh.. Kekeluargaan....
Apa makna kekeluargaan bagi anda?







53 komentar:
Kirim Komentar Anda
absen mbut...
diranah rantau, sahabat-sahabat adalah keluarga terdekat
asas kekeluargaan ini apabila diterpakan pada hal2 tertentu dan sesuai dengan proporsinya maka akan sangat menjadi baik manfaatnya..namun seringkali orang terlalu "kekeluargaan" sehingga malah bikin runyam tatanan yang ada..
jah komentarku malah error ... ISP asuwwww
haiyyah, guru matematika kok mbahas PMP...
kono diskusi ae karo pak marsudiyanto, haks
Guru Matematika Yang jg mengamalkan PMP, salam mas Buat pak Sutrisno
hmmhhh apa karna faktor 'kekeluargaan ya, jadi buanyak yg korupsi' *lhaa ada hubungannya gak sih?*
kekeluargaan rawan menjadi KKN
KEKELUARGAAN menurut saya:
KEKEL = terpingkal2
KELUAR = MUNCRAT, MECOTHOT, METU (Sankskerta)
GAAN = GAJAH feat ANANG
Jadi KEKELUARGAAN = terpingkal2 sampai muncrat lihat Gajah & Anang
kekeluargaan... bunyi dikontrak kerjasama,sesudah mentok baru deh pengadilan yg berlaku di wilayah RI (halaaaa)
istilah ini sudah terkena stereotype karena prakteknya yang salah, saya seh setuju kalo kekeluargaan dalam arti sadar posisi, anti konflik dan anti kekerasan.
negara juga dibangun atas rasa kekeluargaan yang tinggi *iya ndak ya *sok tahu*
@marsudiyanto: iso ae kowe ki *cekikian*
Kekeluargaan seh kekeluargaan, tapi "liat-liat" dong. Jangan asal comot gitu.
saya dengerin lho om.terus gimana?
Wakakak...good point. Azas kekeluargaan sangat membantu kalau punya keluarga perwira kepolisian. Tanya kenapa,
kekeluargaan adalah ....
(doh) lali aku, biyen sering di setrap neng pelajaran PPKN
aku hapal kalo Sila Pancasila
Makanya dulu tuh banyak anak banyak rezeki, Om..
Biar banyak relasi ntar.
Hehehehe..
Oya, kalau saya, keluarga ya keluarga. Ada saatnya utk menganggap dia sbg keluarga ada saatnya juga tidak - yakni sama spt yg lainnya.
;)
wah kayaknya mas anang nih kayak guru yah, ataukah engkau guru kang, wah mantabbb dech...aku juga ngeliad pmp jadi inget azas kekeluargaan mas
asas kekeluargaan ini apabila diterpakan pada hal2 tertentu dan sesuai dengan proporsinya maka akan sangat menjadi baik manfaatnya..namun seringkali orang terlalu "kekeluargaan" sehingga malah bikin runyam tatanan yang ada..
-----------------------
aku ngopast komen ne kang joell
we dadi guru ye? ning ndi Nang? Ojo diajari sing aneh aneh loh murid e
kekeluargaan bikin sesuatu menjadi tidak adil
wah,,setuju dengan om anang!!!
Bukan asas kekeluargaanya yang salah..
Tapi orang2nya yang tidak mengerti maksudnya dan menyalahgunakannya..
kekeluargaan adalah feels like fam
kekeluargaan = kami kamu berkeluarga
halo...
salam kenal ya...
wuihhh blognya ramai sekaliii
kekeluargaan adalah....saling memberi, berbagi, dan menerima... kok mengarah pada kolusi ya pada akhirnya? hehehe :p
kekeluargaan itu...
mempunyai Hati
ajur kabeh nek kekeluargaan dikaitkan dg korupsi dan hukum.yg berUang akan menang terus..:D
http://livia.kotangawi.com/2009/01/11/predikat-dalam-tanda-%E2%80%9Cpetik%E2%80%9D/
komen opo yah???
bingung....
jadi jawabane f ya pak?
semua benar kecuali yang salah?
ketidaktepatan penerapan asas kekeluargaan yg mungkin menjadi masalah......
Dengan kekeluargaan juga tercipta hubungan harmonis antar blogger mas.... :)
aq mau kenalan deh,....
bolehkan
Inilah di Indonesia yang salah kaprah... kekeluargaan = KKN padahal tuh salah
Mas Anang...
Itu jawaban soalnya yang benernya yang mana???
Koq pilihan jawabannya memusingkan sich???
saya pilih yang F. semua benar
heheheh....
Gara gara itu muncul nepotisme never end ya nang, hehehehe.... dulu aku juga gitu, punya cita cita mau kerja di kantor bokap... apalah... pikiranku masih dalam budaya semacam itu *dulu
kekeluargaan buat saya adalah saling membantu..
membantu apa sajalah mas anang yang penting menguntungkan yang dibantu..
hehe.. :)
Kekeluargaan model orde baru itu brarti.. kekekekek...
Ah.. Yo ben lah.... yang penting KEKELUARGAAN..
Nanti kalo Dosa juga "kekeluargaan" ya.. :)
Mas Anang , ..
rasanya kalau kekeluargaan ndak pakai biaya "administrasi" deh ..
kalau kita gendong adik kita apakah perlu biaya administrasi?
hehehe ..
terus giman om, kok ga ada kesimpulannya nih, kekeluargaan trus digimanain gitu ??
Keluarga = Cinta hehehehehe
berarti kekeluargaan ada dua kubu ya mas, yg positip & negatip...nahhh yg negatip ini yg kaco... :P
walah mas anang kok hampir mirip sama judul skripsi aku ya tentang prilaku pendidikan anak remaja
Kekeluargaan adalah yaitu tadi yang dijelaskan ama Mas Anang...itu tadi...Hee heee heee
Pokoknya kalau sudah atas nama kekeluargaan semua jadi beres..res, jadi ngak usah PILGUB aja, terlalu banyak biayanya sampek tiga kali nggak selesai, kalau pakai sistem kekeluargaan pasti selesai...yang kalah dikasih amplop kekeluargaan, nggak usah protes....heee heee heee ....serem takut
Keluargaku adalah surgaku.....
kekeluargaan yang ada di indonesia ya kkn,,hahah korupsi, kolusi n nepotisme,,hehehehehe
mas lama gak berkunjung neh
keluarga adlh tempat nyaman jadi diri sendiri..
Kekeluargaan adalah suatu hubungan timbal balik yang tidak berdasarkan pamrih di dalamnya. Kalau trus kolusi, korupsi, pungli, dan bisnis dihubungkan dengan kekeluargaan, namanya cari untung berdalih kekeluargaan, he he ...
Tidak semua azas kekeluargaa melahirkan sikap yang negatif
Kekeluargaan memakai hati atawa berhati, kalo terlalu berhati, harus berhati-hati karena akan bertindak tidak dengan hati lagi, akhirnya hati yang tersakiti !!!
Memangnya guru atawa dosen ya mas...
kekeluargaan
mboh wes lali aku,pas ono pelajran PMP aku,mbolos jeeh
Kirim Komentar Anda
Gunakan link dibawah ini jika form komentar tidak bisa digunakan(Klik disini untuk mengirim komentar anda)
Silahkan menuliskan komentar anda pada opsi Google/Blogger untuk anda yang memiliki akun Google/Blogger.
Silahkan pilih account yang sesuai dengan blog/website anda (LiveJournal, WordPress, TypePad, AIM).
Pada opsi OpenID silahkan masukkan URL blog/website anda pada kotak yang tersedia.
Atau anda bisa memilih opsi Nama/URL, lalu tulis nama anda dan URL blog/website anda pada kotak yang tersedia. Jika anda tidak punya blog/website, kolom URL boleh dikosongi.
Gunakan opsi 'Anonim' jika anda tidak ingin mempublikasikan data anda. (sangat tidak disarankan)