Tutorial Cari Uang

Tuesday, July 22, 2008

Bahasa Gaul Koruptor

KORUPTOR PUN PUNYA BAHASA GAUL SENDIRI
Bapak Ibu Guru dan Rektor serta Tailor dan Baju


Kongkalikong antara para koruptor untuk mengelabuhi aksi menguras uang rakyat kini semakin menggila saja. Banyak kode dan kata sandi yang digunakan untuk menyamarkan kegiatan haram mereka. Tampaknya bahasa gaul tidak hanya ngetrend di kalangan anak muda masa kini pada umumnya, tetapi juga menjangkiti para koruptor yang hendak memuluskan aksi korupsi mereka agar tidak terlacak atau diketahui para aparat penegak hukum.

Seperti telah diberitakan di berbagai media tentang upaya Artalyta Suryani untuk kembali berhubungan telepon dengan jaksa Urip Tri Gunawan yang bahkan dilakukannya meski telah berada di pengapnya udara dalam penjara. Keduanya membuat kode-kode tertentu dalam percakapannya guna merancang strategi dan skenario dalam sidang kasusnya.

Dalam pembicaraannya, Ibu Artalyta dan Bapak Urip menyamarkan diri sebagai seorang Ibu Bapak Guru. Sementara itu, kelima hakim diibaratkan menjadi lima orang Rektor, hehehe....


Yang terkini adalah kasus korupsi salah satu wakil rakyat di Gedung Dewan, yang juga adalah suami salah satu biduanita Dangdut, Kristina. Siapa lagi kalau bukan Al Amin Nur Nasution. Salah satu anggota dewan yang kini telah menjadi terdakwa dalam kasus suap terkait pengalihfungsian hutan lindung di Bintang itu berkomunikasi dengan salah satu rekan sesama penghuni gedung dewan di Senayan dengan menggunakan kode-kode dan kata sandi tertentu.

Al Amin dan Sujud Suradjuddin menggunakan kode tailor dan baju dalam percakapan yang mereka lakukan melalui layanan pesan singkat SMS. Berikut ini kutipan pesan singkatnya,

"Fren, baju yang 25 buah itu sudah ada. Siapa nanti yang ambil? Atau simpan dulu? Terserah, semoga selamat sampai tujuan"".

"Maaf Pak, jangan jauh-jauh. Ntar ada yang antar, tailor, mau antar baju lagi".

Dan ada pula SMS seperti ini, "Eh, tailor itu jahitannya sempit".

Hmm... Kalau arti kode tailor-baju itu adalah uang. Maka 25 buah baju artinya bisa saja uang sebanyak Rp 25 juta. Hnahhhh, sekarang permasalahannya kalo persepsi kita sebagai orang awam yang belum tahu arti sebenarnya dari kode kata sandi yang dipakai Amin dan Sujud itu lantas kemudian mencoba mengartikan kode tailor-baju itu dengan menganalisa kejadian tentang 'wanita penghibur' yang dipakai sebagai bonus suap yang diterima Al Amin, wah bisa gawattttt... Hehehe..

Maka arti kode itu akan menjadi seperti ini, tailor adalah pengirim bonus wanita, baju adalah wanita penghibur, jahitan adalah 'liang kenikmatan' sang wanita (baca = vagina). Hmmm...

Entah, kita akan melihat dagelan seperti apa lagi di negeri surga para koruptor ini..... Rakyat kecil miskin aja bisa membunuh lantaran terdesak kebutuhan ekonomi aja bisa kena hukuman mati. Lantas kenapa para koruptor yang jelas-jelas merugikan negara hanya mendapat hukuman ringan, beberapa tahun di penjara dan kemudian bebas... Rasanya kok tidak adil sekali ya...




Artikel Populer
Random Artikel
-
 

51 komentar:

Joell de Franco said...

Pertamaaaaaaaaaxx.....lha pak Guru gimana? kapan mengirimi saya baju?? hahaha....kowe ojo waton menyimpulkan lho Nang, jangan2 bukan kaya gitu...dosa lho kowe...hahahaha...rapopo, sing penting kreatip....

Elys Welt said...

dagelan para koruptor yang ndak tahu malu, jadi dagelannya juga ndak mutu babarblas

Dito Wijanarko said...

"Bu Guru?"
"Iya Pak Guru?"

hahaha.....

ada lagi yang (kalo nggak salah):

"Hati2 sama rektor yang paling kanan...."

hahaha....edaaaan-edaan.

banglul said...

Ketigaaaxxxxx

wooww.. ada juga yah bahasa gaulnya, hhmm. memang tidak adil hukuman di Indonesia ini, tp yang pasti mana yang salah dan benar, Allah swt psti tau. thats it !! just simple and stay rock !!

yuswae said...

lha nek pak guru privat piye?? :D

nrl said...

wah. mereka kreatip!
*pingin ngegampar tapinya*

aRuL said...

dahsyat....

aRuL said...

gimana kalo koruptornya di habisi aja, cara?
trus mas anang makan tikus aja... supaya habis tikus2 yang berkeliaran
kan koruptor sama dengan tikus.
hehehehe....
btw cariin dong siapa yang punya IP itu... thx before cah ngalek... *milih pak tjip toh? cah ngalek? *

Mike.... said...

sepinter-piternya koruptor bkin kamus gaul, mereka tetap lebih bodoh karena ga mo blajar dari koruptor2 lainnya yg tertangkap lebih dulu walaupun selicin apapun mereka beroperasi..hu.huu..parah...

Tony said...

gaul juga rupanya ya hehehehehe

Mufti AM said...

Yang dibawa2 kok malah dari dunia pendidikan to. Jangan2 mereka itu lulusan sekolah koruptor internasional?

*"liang kenikmatan" istilah lainnya LOHAN mas alias LObang HANgat

kucluk said...

nggawe boso gaul dewe ah!! ben kabeh podo gak ngerti

*la terus ngomong karo sopo lek podo gak ngertine!!!

Antown said...

kadang ketidakadilan memang selalu berkuasa di negeri ini...

saya punya gambar artalyta lho mas. gimana kalo diposting jugak?

Epat said...

hukum mati! bwat koruptor diatas 10 juta!
kekekeke

Frenavit Putra said...

Wuiik...Smakin keren aza ya MaZ...Mungqn jika ni bahasa da kbongkar mungqn para koruptor tu bkal bralih ke bahasa pemrograman.Wkwkwk..(gk nyambung mode On)

rizk said...

kapan koruptor dihukum mati?
kalo gini sama matiin nyamuk demamberdarah sekampung pake tangan,gak di foging.

diorockout said...

Hmm..
menggelitik juga tindakan para koruptor.
Seiring dengan makin pintarnya para koruptor, ini dengan otomatis menaikkan tingkat kewaspadaan para penegak hukum.
Dengan kesimpulan, kita harus berterimakasih kepada para koruptor, karena para aparat kita akan semakin pintar karenanya.
*budal nyoblos sek*
coblos brengose ah....

diorockout said...

Komentarku jam 11 pas!!!!
*oot*

endangcinta said...

hihihih........jadi pada dasarnya manusia itu senang nguping dan nggosip yak......

ika said...

dagelan yang menyedihkan buat bangsa ini,, pokoke saya taun depan golput..

emfajar said...

Mo nyaingin debby sahertian buat kamus gaul juga kali :D

anggota mental bejat begitu kok masih ada yang milih y :(

Dzofar said...

brati nek disadap ben gak konangan ya??
iso-iso æ ya para petinggi itu..
palingo enek kamuse barang jangan-jangan??

JaF said...

hehe.. lapan enam komandan..

Berita2 soal ini asli mengalahkan sinetron.. lucu, seru, menegangkan..

siska said...

tidak adil?? hehehe susah nih kalo bicara keadilan disini...

didut said...

wakakakk....mrk memang makin aneh

t i n i said...

ternyata koruptor ada bahasa gaulnya juga ya
ngalah2in bencong nih

kenny said...

wah jgn2 ntar ada yg lebih ndagel, nerbitin kamus gaul bhs koruptor, apa kata dunia!!

sluman slumun slamet said...

secara saya jahitan bu guru sudah terlalu longgar. tapi saya yakin karena bu guru punya baju banyak maka jahitannya bisa dipersempit. saya mau kok mainin jahitan bu guru. bu guru kelihatannya suka diatas...
ketika aku lihat jahitannya ibu guru wowwwww lebih bagus dari jahitannya si baju putih... si joker juga sering makai jahitannya bu guru... katanya sih baunya harum dan gak terlalu basahhh...

ulan said...

wakakakakkaka tailor!!!! wakakakka..
itu komen di atas ku bisa menghayati banget gitu yak..

kita said...

hahaah..emang ada-ada aja ya koruptor kita??

kayaknya gak pernah kapok,,eh karang malah udah pake bahasa gaul...hahaha!!

precious gift said...

wah, klo bawa2 nama taylor Kwong Tung bisa tersinggung tuh. hihihi. lha wong mo bikin dosa aja kok ribet pake mikirin bahasa gaul segala..

Gelandangn said...

koruptor diindonesia itu seperti berkembang biak juga sudah ditangkap yang satunya ehhh ada lagi yang satunya

MEnding Buat UUD klo Koruptor itu Dihukum Mati aja biar jerah

ario saja said...

waduh kang anang ... emang sampean anggota KPK yah... jadi takut nih

Rheva said...

koruptor nya pada ngelawak semua.

lalang said...

gimana kalau koruptor itu kita kasih julukan saja?

saya ada beberapa sebutan: "maling berdasi", "kepala belang", "tikus kaki dua", "pelacur", akronim dari penjahat, alang-alang, pencuri, "adik setan", dan "manusia ngepet". gimana?

kamu ada, ga?

lalang said...

Ralat: pada komentar lalang yang dikirim Kamis, Agustus 28, 2008 3:32:00 PM terdapat kesalahan. tertulis, pelacur akronim dari penjahat, alang-alang... seharusnya, penjahat, abal-abal...

kami mohon maaf atas kesalahan ini.
-Lalang

Anonymous said...

iya ni gimana sich ...tegakan dong negeri ini yang adil janga hanya bisa dilakukan kepada orang miskin aja koruptor juga samain dong.

Suneo said...

Si Urip iku pancen wis ora pantes urip maneh, opomaneh si Amin kuwi. Lek aku dadi presidene, tak gantung kabeh wong2 biadab kuwi, Nang !!!!!!!!

BloGendeng said...

Indonesiaku..kapan ya mereka bisa bertobat? Semoga mereka baca blog dan postingan mas Anang ini.

cisthouse™ said...

hmmmp, masuk-masuk
tambah ilmu rek..

mantan kyai said...

kalo yang ini sumpah saya gak paham

Nyante Aza Lae said...

apa klo penyanyi lawas kita dulu mb Christine Panjaitan seorang penjahit mas..g mudeng ahh

laka said...

bussyyeeet he..he.. jago bikin bahasa gaul juga tuh orang !!!

jovie said...

Maka arti kode itu akan menjadi seperti ini, tailor adalah pengirim bonus wanita, baju adalah wanita penghibur, jahitan adalah 'liang kenikmatan' sang wanita (baca = vagina). Hmmm...
=====================
ckckck..bahasa mereka sopan yah, kata2 sandi nya keren banget, hehe

pakedu said...

bahasa koruptor itu bakal jadi bahsa campursari kale pak.salm dari blogger lombok timur.

opiniherry said...

mungkin besok para koruptor minta pelatihan ke Lembaga Sandi Negara...:D

Troll55 said...

jah.... heheeh
tukeran link nyok......
http://troll55.blogspot.com/

Troll55 said...

Heheh.....
Makin Canggih juga koruptor ni ya...
hehehe....
kunjungin blog aku bah

aFFAN said...

Wah

aFFAN said...

Wow

Mencari Blogpreneur Sejati said...

saya ndak pake baju....makanya ini lagi mencari-cari di sini....
ssst, lagi cari tailor juga.... :))

Kirim Komentar Anda

Gunakan link dibawah ini jika form komentar tidak bisa digunakan
(Klik disini untuk mengirim komentar anda)

Silahkan menuliskan komentar anda pada opsi Google/Blogger untuk anda yang memiliki akun Google/Blogger.

Silahkan pilih account yang sesuai dengan blog/website anda (LiveJournal, WordPress, TypePad, AIM).

Pada opsi OpenID silahkan masukkan URL blog/website anda pada kotak yang tersedia.

Atau anda bisa memilih opsi Nama/URL, lalu tulis nama anda dan URL blog/website anda pada kotak yang tersedia. Jika anda tidak punya blog/website, kolom URL boleh dikosongi.

Gunakan opsi 'Anonim' jika anda tidak ingin mempublikasikan data anda. (sangat tidak disarankan)