Bukan Batu Besar, tapi Kerikil
Orang jatuh karena kerikil, bukan batu sebesar gunung
Batu sebesar gunung yang terlihat, akan kita hindari atau kita daki, tetapi sering kita tidak melihat dan menyadari batu kerikil kecil yang sebenarnya sangat berbahaya karena akan membuat kita terpeleset lalu jatuh.
Jangan pernah menganggap remeh hal kecil, dan jangan pula meremehkan suatu hal karena "Belanda masih Jauh". Dalam menangani perkara yang besar dan berat, jangan lupa untuk tetap teliti terhadap hal-hal dan perkara yang sekecil mungkin. Jika engkau sudah bisa hidup berkecukupan, jangan kau hina saudaramu yang hidup kekurangan. Jika engkau memiliki harta banyak melimpah ruah, jangan takabur jangan berfoya-foya, berzakatlah! Karena sesungguhnya dalam hartamu terdapat hak untuk orang miskin, yatim piatu dan orang jompo, dll.







31 komentar:
Kirim Komentar Anda
ooooo....bener juga kuwi,tapi ada lo air yang jadi batu apa ayo...?
Kalo aku senengnya nunggu belanda udah deket. Alias dadakan. Kalo udah mepet baru semangat :)
sip jangan beranggapan segala sesuatu itu mudah untuk ditinggal dan mudah untuk berjanji.
iki opo toh? :P
batu apa yang jadi tukang?
makasih yach dah dukung lilis :)
tuk mendapatkan mimpi lilis :)
Inspirasinya dari Kerikil-kerikil Tajam ya mas ?
Intinya bersyukur, dan jangan remehkan segala hal yang ada disekitar kita gitu ya ?
Lapor, klik ini
@ anas : ah mirip ya id blognya... anagku, beda tipis cuman kurang satu 'n'
anangku = my anang
hehehe
btw thanks infonya..
kerikil kalau dikumpulkan se-truck bisa buat bangun jalan ato ngecor beton...
yen wis kesandung paling enak misuh misuh ya mas..
wah link e salah.. kudune ngene
sepurane yo mas..
kalo di rumah udah jadi kebiasaan bayar zakat kalo udah deket masa habisnya, jadi deket2 lebaran
iya ya... bener juga.
kalo gunung mah bukan kesandung tp nubruk. kesimpulannya, jgn ngeremehin yg kecil2... bukan begitu...
benar! bukan batu besar, tapi kerikil....coba kalo kerikil nya satu truk...apa gak bahaya tuh?1
bener tuh mas anang...seperti kayak aa gym bilang 'mulai dari hal-hal yang kecil'
wah setuju banget ommmm..!! bahkan kupasang di hederr ..
jangan remehkan kebaikan dan juga kejelekan sekecil opo ae
setubuh, eh, setujuh mas :)
terima kasih mengingatkan hal ini....
lha ku lagi jatuh cintrong
Bener banget, Mas Anang.Gw setuju, dech.
wah animasinya lucu. Mana itu yg bikin ? *nggak fokus*
he he he...kesandung tuh pasti kecil yah...klo gede nubruk...waaaa....
aduuuhh... mudah2an gue bisa berzakat dengan benar nih, gak 'minta' dizakatin molo kek skarang. hihihi
bener banget mas ^^ jangan pernah mengecilkan arti hal2 kecil seperti say hi, tersenyum, dll.
salam kenal ya :)
Bener...apalagi kerikil dalam sepatu, harus cepat dievakuasi. Gak enak!
huwaaaaaaa setubuhhhh !!! :D
Kecil-kecil cabe rawit mas.*halah*wahaha
Ha... benar juga mas anang... kelakuan orang sombong yang di film pendek itu
setuju bangett... justru kerna hal yang kecil2 kita malah bisa terjlomprong...
"Dalam menangani perkara yang besar dan berat, jangan lupa untuk tetap teliti terhadap hal-hal dan perkara yang sekecil mungkin. Jika engkau sudah bisa hidup berkecukupan, jangan kau hina saudaramu yang hidup kekurangan. Jika engkau memiliki harta banyak melimpah ruah, jangan takabur jangan berfoya-foya, berzakatlah! Karena sesungguhnya dalam hartamu terdapat hak untuk orang miskin, yatim piatu dan orang jompo, dll."
setuju banget! pantes sampeyan selalu membumi biarpun sudah ngetop seantero jagad raya... :)
Kirim Komentar Anda
Gunakan link dibawah ini jika form komentar tidak bisa digunakan(Klik disini untuk mengirim komentar anda)
Silahkan menuliskan komentar anda pada opsi Google/Blogger untuk anda yang memiliki akun Google/Blogger.
Silahkan pilih account yang sesuai dengan blog/website anda (LiveJournal, WordPress, TypePad, AIM).
Pada opsi OpenID silahkan masukkan URL blog/website anda pada kotak yang tersedia.
Atau anda bisa memilih opsi Nama/URL, lalu tulis nama anda dan URL blog/website anda pada kotak yang tersedia. Jika anda tidak punya blog/website, kolom URL boleh dikosongi.
Gunakan opsi 'Anonim' jika anda tidak ingin mempublikasikan data anda. (sangat tidak disarankan)