Waduk Wonorejo
Perjalanan ke waduk Wonorejo ini nyaris tidak beda jauh dengan telaga Ngebel. Keduanya sama-sama terletak di lereng Gunung Wilis dan merupakan objek wisata pesona indah pegunungan berupa sebuah danau. Persamaan kedua danau ini juga adalah ia sama-sama dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik. Dan satu yang pasti, nila bakar nya sama-sama enak!
Sementara itu, perbedaannya mendasar bisa dilihat pada posisi dimana kedua danau ini berada. Telaga Ngebel berada di lereng gunung wilis sebelah barat, atau lebih tepatnya masuk wilayah kabupaten Ponorogo, sedangkan waduk Wonorejo ini berada di sisi timur lereng gunung Wilis yang masuk wilayah kabupaten Tulungagung.
Dan perbedaan lain yang terlihat begitu mencolok adalah bahwa telaga Ngebel merupakan danau alami sementara waduk Wonorejo merupakan danau buatan. Waduk Wonorejo ini terbentuk karena bendungan yang sengaja dibuat untuk menahan air supaya terkumpul pada sebuah cekungan sehingga terbentuk sebuah waduk. Yah namanya juga bendungan atau waduk, hehe..
Perjalanan ke waduk dan bendungan Wonorejo ini tak lepas dari kekecewaan setelah mengunjungi tetangga pantai Prigi yakni pantai Popoh di Tulungagung. Satu hal yang paling menjengkelkan adalah disana tidak terdapat sinyal sehingga bisa dikatakan komunikasi terhambat.. Huh...
Letak waduk Wonorejo dari pusat kota Tulungagung sekitar 15 kilometer. Sawah hijau luas yang membentang dan terhampar di sisi kiri dan kanan jalan menyapa perjalanan menuju waduk Wonorejo. Juga deretan pohon dan panorama alam khas pegunungan begitu indah dan memesona serta hawa sejuk mengiringi perjalanan. Perfect lah buat yang doyan traveling.
Di waduk Wonorejo ini kita bisa menikmati pemandangan danau dengan angin lembah yang dingin. Mengutip dari wikipedia, bendungan Wonorejo diresmikan pada tahun 2001 oleh Wakil Presiden Indonesia pada tahun tersebut, yaitu Megawati Sukarnoputri, setelah dibangun selama hampir 9 tahun sejak 1992. Untuk keperluan pembangunan itu, sebanyak 995 keluarga telah dipindahkan dari tempat mereka bermukim. Tercatat pula tujuh orang tewas selama proses pembangunan.
Selain untuk objek pariwisata, bendungan ini juga menjadi pembangkit listrik serta kawasan perikanan yang mampu menunjang pendapatan daerah bagi Tulungagung. Debit air yang melebihi ambang juga bisa digunakan untuk pengairan persawahan di Tulungagung.
Bagi anda yang ingin bermalam disini juga disediakan hunian yang siap menampung anda.... Dan bila anda ingin berenang anda disini juga ada. Atau bagi yang gemar bermain jet ski... Silahkan menyewa jet ski dan bermain disini... Beberapa info ini saya dapat dari hasil googling dan sebagian lagi dari penuturan mereka yang pernah berkunjung ke waduk Wonorejo ini.
Berikut ini adalah beberapa gambar dan foto yang tertangkap kamera dan saya suguhkan di blog biru ini...







40 komentar:
Kirim Komentar Anda
apike... kok gak ngajak2
loh anang saiki di museumkan to?
wahahahaa..
gambar kedua keren. sayang ada tower apa tuh sebelah kanan, jadi kurang proporsional :)
Bajinguuuuukkk... apik tenan... Aku wis nang ngebel cuuuukkk... Wakakakakak... :D
jadi laper... :(
www = wisata waduk wonorejo
Jadi laper dan pengin segera kesana nih....
walah foto terakhir! nyam!
wah jalan jalan yang nice mas..kapan2 kita bisa kopdar di waduk wonorejo meski jauh dari tempatku kini, cianjur!
wew...
keren banget yaa
kapan ya bisa kesana???
:)
ikan bakarnya mantap mas...
pemandangannya cihuy abis...
Kalau aku dulu sering ke Ngebel, Mas.
Jadi inget masa SMA dulu, hehehe...
Hemm,.... kapan bisa ke sana yach ...?
kliatane waduknya masih sepi dan asri, aman gak...
mantaf mas...
lama gak jumpa nih.. :D
waduk pada awal dibangun tujuane untuk irigasi sekarang irigasi dah rada jarang2 dipake untuk wisata dan pacaran
perutku sudah siap untuk makanan itu :D
koyone jek apik, durung tercemar
cuma berdua thok ya hiks...
Hiiiiii... sawangane koq angker cak...
Haha.. aku kenal helm yang dibonceng itu...
resepsi di waduk wonorejo ta kang? ehm.. ;)
aku lali wis tau mrono opo gurung...koyoke sih iyo
Memang indah pemandangannya ... pingin sich kesana ... aku belum pernah ke daerah Tulungagung ...
Makasih untuk comentnya di blog saya ...
wow......... begitu luar biasa lama pembangunannya, bayangin aja selama 9 tahun boo......
bwahahahaha....
kapan2 ikut cak! :)
wah jadi pengen ke sana juga..
ambe sopo iku nang?
Hm..... tiga kali ke sana, pertama kls 6 SD, ke dua lulus SMA, ke tiga baru kemaren tgl 22 April, kebetulan ketemu Mz. Anang di sana, hehe....
iki blog ramene ngalahke pasar turi cak...tambah wonderful aja
Bagus juga tuh sharingnya...
jadi nambah wawasan kekayaan negeri kita...
lololoh... "wis ganti" to nang... hohoho... dadi kuning, duduk biru... chichichi..
eh, boso indonesia kok rodo mekso yo, lanscape dadi lansekap! hohoho...
wah kayaknya mesti segera di kunjungi nih...
waduh jalan2 teroos hahaha :D seeep
hmmm... Ikan bakarnya bikin lapar kang...
Waduh pak... Panjenengan inggih blogger asal Trenggalek??
Jadi ikut bangga nih, punya blogger terkenal... Hehe :-D
kelihatnnya enak juga ..
thakns ya bos udah promosiin tempatku, dah lama ngak mudik. ngak tahu juga sekarang gimana wujud tempatku. jadi kangen pgn pulang
Loh mas Anang iku bLogger saking pundi to ???
wah, doLan nang wonorejo gak mampir jee ???
Lek doLan maneh monggo mampir kemawon... :D
wakakaka...Tulungagung punya...
makasih udah review my home town mas...
Kalo mas memang kecewa ke popoh maaf mas hahaha
tapi mas kalo suka sedikit petualangan, banyak pantai2 di tulungagung yang belum begitu terjamah tangan manusia dan viewnya bagus banget sebut saja pantai coro (kecoak),klatak, dlodo dll..( googlingo mas nanti tau pasti gimana keadaan tuh pantai..)
kalo maen ke Tulungagung coba aja maen kesana ...
hehe
jarak bendungan wonorejo dari pantai popoh berapa kilometer ya??? thanks
Kirim Komentar Anda
Gunakan link dibawah ini jika form komentar tidak bisa digunakan(Klik disini untuk mengirim komentar anda)
Silahkan menuliskan komentar anda pada opsi Google/Blogger untuk anda yang memiliki akun Google/Blogger.
Silahkan pilih account yang sesuai dengan blog/website anda (LiveJournal, WordPress, TypePad, AIM).
Pada opsi OpenID silahkan masukkan URL blog/website anda pada kotak yang tersedia.
Atau anda bisa memilih opsi Nama/URL, lalu tulis nama anda dan URL blog/website anda pada kotak yang tersedia. Jika anda tidak punya blog/website, kolom URL boleh dikosongi.
Gunakan opsi 'Anonim' jika anda tidak ingin mempublikasikan data anda. (sangat tidak disarankan)