Tutorial Cari Uang

Sunday, August 30, 2009

Berbagi Lewat Navbar Blogger

TANPA NAVBAR PUN ANDA BISA BERBAGI

Ya, posting ini saya tujukan buat anda yang ingin menggunakan layanan dan fitur terbaru dari blogger.com tapi sayangnya blog anda tidak menyertakan navbar bawaan blogger yang biasanya tampil di bagian paling atas sendiri dari blog anda.

Ada banyak alasan mengapa blogger berbasis blogspot ramai-ramai tidak menampilkan navbar tersebut. Salah satunya adalah mereka ingin blog pribadinya tampil sedikit profesional dan lebih menarik dilihat sehingga tidak terkesan gratisan dengan adanya 'tempelan' navbar blogger. Ini adalah alasan utama, sementara alasan yang lain beragam dan bervariasi antar blogger.

Berikut ini tampilan menu berbagi atau share pada navbar blogger yang spesial diluncurkan pada ulang tahun ke 10 blogger.com. Disana ada menu 'berbagi', atau jika anda menggunakan bahasa Inggris maka yang akan muncul adalah 'share'. Maksudnya adalah ketika anda mengklik tombol share atau berbagi tersebut maka anda akan memilih salah satu dari 4 tujuan layanan berbagi populer, yakni email, facebook, twitter, dan google reader.


Sementara di bawah ini adalah tampilan pilihan dari 4 menu berbagi saat pengujung mengklik link 'berbagi' atau 'share.


Nah, bagi anda yang blognya tidak menyertakan navbar blogger, jangan berkecil hati, jangan khawatir, anda pun masih dapat mencicipi satu layanan berbagi posting lewat media social bookmarking seperti twitter, facebook bahkan google reader maupun pengiriman posting blog lewat email ke teman-teman anda.....

Berikut ini adalah tampilan tombol berbagi atau share yang saya modifikasi dan saya tampilkan di bagian bawah posting... Hehehe... Fungsi tombol tersebut sama persis dengan tombol share atau berbagi yang ada di navbar blogger.... Silahkan dicoba....

Tampilan tombol share atau berbagi di bagian bawah posting Anang's Blog


Bagi anda yang ingin menampilkan menu tombol yang sama, berikut kode HTML yang harus anda tempel pada menu EDIT HTML di Dasbor blog anda......

Pertama login di blogger dan masuk Dasbor>Tata Letak > Edit HTML, lalu beri tanda centang pada Expand Template Widget. Kemudian cari kode seperti di bawah ini.

<div class='post-body'>
      <p><data:post.body/></p>
      <div style='clear: both;'/> <!-- clear for photos floats -->
</div>

Kemudian taruh kode dibawah ini tepat di bawah kode di atas.

<b:if cond='data:blog.url == data:blog.homepageUrl'>
  <b:else/>
<br/><input expr:onclick='&quot;javascript:void(window.open(&quot;http://www.blogger.com/share-post-menu.g?blogID=BlogID&amp;amp;postID=&quot; + data:post.id + &quot;&quot;,&quot;newWin&quot;,&quot;resizable=1,scrollbars=1,width=250,height=260,top=160,left=60&quot;));&quot;' href='javascript:void(0);' style='display:block;line-height:100%;width:300px;margin:0px auto;padding:4px 8px;text-align:center;background-color:#3b5998;border:1px solid #D9DFEA;border-bottom-color:#0e1f5b;border-right-color:#0e1f5b;color:#FFFFFF;font-family:tahoma,verdana,arial,sans-serif;font-size:11px;text-decoration:none;' type='button' value='Share this post to facebook or twitter? Click here!'/>

Ganti BlogID dengan blogID anda sendiri.... Angka blogID anda bisa dilihat di URL edit HTML anda... Misalkan blogID saya adalah 30540005, ini bisa dilihat pada URL web dimana saya sedang mengedit HTML blog saya, yakni http://www.blogger.com/html?blogID=30540005&tpl=true

Friday, August 28, 2009

Makna Kemerdekaan Indonesia

ARTI DIBALIK ANGKA 64 TAHUN KEMERDEKAAN

Tak terasa bulan Agustus hampir usai, bulan kemerdekaan negeri yang memiliki bendera merah putih dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Sudah lebih dari 64 tahun bangsa Indonesia telah merdeka. Begitu banyak yang telah diraih. Kemajuan demi kemajuan bersanding dengan keterpurukan yang mewarnai enam puluh empat tahun kemerdekaan.

Di posting ringan blog biru ini hanya ingin mengupas dibalik makna angka enam puluh empat. Ya, enam puluh empat tahun yang lalu bangsa ini menyatakan kemerdekaannya. Angka yang menjadi penanda bahwa 64 tahun telah dilalui setelah dwi tunggal Soekarno-Hatta memproklamirkan kemerdekaan Indonesia di Pegangsaan Timur dulu...

64 Tahun Kemerdekaan RI

Angka 64 sendiri memiliki makna dan peringatan bagi jalannya bangsa Indonesia ini kedepan.....

Pertama, angka 64 tersusun dari angka 6 dan 4. Keduanya dilambangkan sebagai peringatan terhadap para elit politik negeri ini. Angka 6 melambangkan sosok manusia dengan perut gendut dan angka 4 sebagai kursi terbalik. Maknanya adalah mereka yang bermain di ranah politik diharapkan agar lebih mengutamakan kepentingan masyarakat banyak ketimbang kepentingan perutnya sendiri. Sementara kursi terbalik memberikan peringatan bagi mereka untuk tidak menjadikan 'kursi' di tiga komponen utama pemerintahan yakni legislatif, yudikatif dan eksekutif sebagai tempat nyaman untuk kepentingan mereka pribadi.

Sepuluh

Kedua, angka 6 dan 4 bila dijumlahkan hasilnya adalah 10. Angka sepuluh yang melambangkan nilai sempurna (di rapor sekolah), hihi... Ya, seharusnya mereka bekerja secara sempurna demi kemajuan dan perbaikan negeri ini. Amin.....

Delapan

Ketiga, angka 64 adalah hasil kuadrat dari angka 8. Angka 8 sendiri melambangkan angka yang tersusun dari garis yang tiada pernah terputus. Angka 8 jika dilihat dari bentuknya adalah satu kesatuan utuh yang tak berujung, tak pernah ada putus-putusnya. Ini bisa diartikan sebagai doa bahwa pemerintahan yang terbentuk sekarang adalah pemerintahan yang baik dan harus berlandaskan pada tiga pilar, yakni dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Contoh sederhana pajak yang disumbang oleh rakyat harus menjadi sumber kesejahteraan bagi rakyatnya, bukan sumber kesejahteraan bagi para pemimpin untuk memakmurkan perutnya sendiri.

64 dan 46

Dan yang terakhir adalah angka 64 ini kebalikan dari angka 46, angka keramat bagi sang jawara yang mengantarkannya pada prestasi tiada henti. Ya, semoga saja ini bukan pertanda bahwa Indonesia akan jauh dari kejayaan, miskin prestasi. Amin....

Mari kita senantiasa berdoa demi kemakmuran dan kemajuan bangsa ini..... Dan selalu berusaha untuk memajukan bangsa ini lewat tangan kita bersama segenap bangsa Indonesia....

Monday, August 24, 2009

Seputar Ramadhan

Alhamdulillah, malam ini telah genap tiga hari telah kita jalani di bulan suci Ramadhan tahun ini. Posting kali ini hanya ingin melepaskan uneg-uneg di otak mengenai pernik ramadhan yang tampak di depan mata dalam tiga hari ini. Yah, namanya blog kan tempat curahan segala uneg-uneg dan pikiran semata. Menata benak sekaligus luapan kegelisahan dan pemikiran si empunya blog.

Di bulan ramadhan ini kita menjalankan salah satu rukun Islam yakni puasa Ramadhan. Puasa ramadhan ini mewajibkan kita untuk menahan diri dari makan dan minum. Mengikhlaskan diri untuk berlapar dan dahaga demi ridha-Nya. Tidak hanya menahan lapar, haus dan dahaga melainkan menghindarkan diri dari segala hal yang membatalkan puasa.

Satu hal yang menjadi pengamatan saya dalam tiga hari di awal bulan ramadhan kali ini adalah tentang pola hidup serta aktivitas kehidupan yang mendadak berada di luar normal. Hm..

Masjid menjadi penuh sesak dengan jamaah yang berjubel berebut obral pahala dari langit di bulan suci. Para wanita penjaja makanan di jalan baru menyulap penampilan kepala dengan balutan kain penutup rambut. Televisi pun menyuguhkan tayangan terbaik untuk merebut pasar religi. Dan aneka fenomena lain kala ramadhan datang....

Jalan raya yang biasanya penuh sesak kini kehilangan para pelintas. Blog dan website yang sebelumnya (mungkin) kehabisan bandwidth bulanan karena pengunjung yang selalu berdatangan tiap menitnya, kini tidak lagi... Hihi... Ya, karena para pengaksesnya lagi menjauhi diri dari hal-hal yang membangkitkan gelora dan hasrat kelelakiannya... Huauahaha...

Ramadhan

Ohya datangnya ramadhan secara tidak langsung memang memangkas jam produktif. Mereka yang biasanya kerja 8 jam sehari kini mendapat diskon. Anak sekolah pun mendapat diskon alias pemotongan lama jam belajar.

Tujuan awalnya memang untuk mengurangi beban aktivitas karena pasokan nutrisi yang masuk dalam tubuh pun berkurang, mengingat sehari penuh kita tidak makan dan minum. Tapi esensinya adalah mengurangi aktivitas duniawi dan meningkatkan aktivitas surgawi.. Jiah.. Ngemeng epe ini.... Hiihihi...

Puasa memang identik dengan rasa malas dan penat yang lebih cepat menyergap insan-insan yang dilanda lapar dan dahaga. Banyak yang beralasan karena puasa sehingga mereka menjadi malas-malasan dan ogah untuk beraktivitas. Produktivitas pun menurun. Padahal, puasa sebenarnya mengajarkan kita untuk pantang menyerah, meningkatkan daya tahan tubuh. Kalau di bulan puasa kita bisa, mengapa di bulan lain kita tidak bisa? Hihihi...

Dengan tak mengurangi rasa jujur kita harus mengakui bahwa rasa malas ini juga dibumbui oleh salah satu hadist yang menjelaskan tidurnya orang berpuasa itu ibadah. Nah, ini yang sering kali salah kaprah sehingga tidur dinomorsatukan, dan rasa malas merajai diri. Hihi...

Tak heran bila jalan raya menjadi lengang dan sepi karena kebanyakan orang enggan beranjak keluar. Ini yang saya rasakan tadi pagi ketika melintasi jalan Ponorogo - Gresik. Nyaris tak ada hambatan berarti, waktu tempuh pun terpangkas habis..

Nah, kehidupan baru menggeliat kembali saat matahari mulai condong ke barat. Ini dibuktikan dengan banyak orang yang wira-wiri berseliweran di jalan mungkin sekadar untuk ngabuburit. Ya, menghabiskan waktu menunggu waktu buka puasa datang. Sementara sebagian lagi mungkin sibuk menyiapkan makanan buka puasa atau melanjutkan aktivitas yang tertunda sebelumnya, dan lain-lain.

Ramadhan... Oh Ramadhan....

Saturday, August 22, 2009

Sandal Syahid

LENYAP DI MASJID DIEMBAT DI HARI JUMAT

Alhamdulillah, sandal jepit motif hitam abu-abu itu telah mendahului menuju surga-Nya yang kekal abadi. Terimakasih atas semua jasa dan pengabdianmu yang telah engkau berikan selama ini.

Tepat di hari baik, hari Jumat, engkau telah syahid. Lenyap saat malam pertama Sholat Tarawih diiringi suara derap langkah kaki ratusan jamaah yang pulang satu persatu bahkan sebelum sholat tarawih genap dijalankan 20 rakaat di Masjid Agung Trenggalek... Engkau tutup pengabdianmu dengan khusnul khotimah di awal bulan Ramadhan...

Berikut ini skrinsut yang terabadikan di blog biru dalam posting pemandangan pantai prigi.

Dua pasang sandal di pasir

Ramadhan datang, ramadhan menguji kesabaran dan rasa syukur kita atas semua yang diberikan oleh Sang Pengatur Rencana kepada kita. Baik dan buruk kita terima sebagai bahan pelajaran untuk menjadi manusia yang lebih baik dari waktu ke waktu...

Selamat jalan, semoga engkau tenang bersama 'pemilik barumu'.....