Tutorial Cari Uang

Monday, January 09, 2012

Mitos Sesat tentang Matematika

Matematika adalah salah satu ilmu pasti yang wajib dipelajari di sekolah. Dari sekian survey yang diadakan bisa ditarik kesimpulan bahwa Matematika merupakan momok besar bagi para siswa. Kecenderungan terhadap hal ini memang menjadi salah satu tantangan besar, khususnya bagi para pendidik dan pengajar mata pelajaran yang berkaitan.

Pandangan masyarakat terhadap Matematika juga mengamini apa yang tersebut diatas. Hm.. Berbagai mitos sesat pun tumbuh dan mengakar kuat di benak kita semua. Tak terkecuali bagi para siswa.

Berikut ini blog biru akan mengupas beberapa mitos sesat Matematika yang harus kita tumpas bersama-sama:

Matematika adalah pelajaran yang sangat sukar.
Koreksi: Matematika tidaklah se-menakutkan seperti tersebut. Sulit atau tidaknya satu subjek pelajaran memang relatif. Sebagai contoh perbandingan antara Matematika SMP dengan pelajaran SMP lain. "Jika perbandingan sudut segitiga adalah 1:2:3 maka tentukan besar masing-masing sudut tersebut!" dengan "Sebutkan tiga tarian daerah Sulawesi Selatan". Dari dua soal tersebut secara rata-rata jika diujikan kepada siswa maka soal Matematika cenderung lebih banyak yang menjawab benar. Hal ini membuktikan bahwa jika pengetahuan dasar konsep bilangan dan perbandingan sewaktu SD sudah dikuasai maka langkah analisis dan menghitung akan cenderung lebih mudah dan mengasyikkan.

Banyak rumus yang harus dihafalkan.
Koreksi: Matematika bukanlah sekadar menghafalkan rumus. Roh dasar Matematika adalah pemahaman konsep dasar dan tidak semua rumus harus dihafalkan. Karena memang dari sekian daftar rumus dalam satu bab, sebagai contoh rumus di bab Trigonometri SMA, tidak semuanya harus dihafalkan. Cukup memahami konsep dasar trigonometri pada segitiga siku-siku, maka rumus-rumus yang lain akan muncul sendiri melalui pemahaman konsep dan pengembangan konsep. Atau dalam contoh yang lain, yakni konsep Bangun Ruang Sisi Lengkung SMP, hanya sedikit rumus yang dihafalkan konsepnya yaitu tentang luas Bangun Datar dan konsep volume yaitu luas alas kali tinggi, maka 90% rumus bangun ruang sisi lengkung mudah dikuasai.

Harus cepat dalam menghitung.
Koreksi : Memang satu hal ini yang menjadi mitos paling serius harus ditanggapi. Matematika memang berkaitan dengan hitung-menghitung seperti yang mutlak harus dikuasai waktu di SD dulu. Tapi menginjak SMP dan SMA hitung-menghitung hanyalah alat bantu untuk menemukan solusi pemecahan masalah Matematika. Proses analisis penalaran terhadap masalah atau soal sehingga bisa menemukan formula dan model Matematika lalu diselesaikan menggunakan konsep menghitung. Jadi peranan penalaran dan pemahaman konsep adalah satu hal yang menjadi titik berat dalam Matematika.

Matematika adalah ilmu abstrak, tidak jelas penerapannya dalam kehidupan.
Koreksi: Nah, mitos inilah yang menjadikan banyak orang 'emoh' terhadap Matematika dan mereka menganggap Matematika hanyalah pelajaran waktu di sekolah saja tidak bisa digunakan dalam penerapan kehidupan sehari-hari. Jelas ini salah kaprah. Bagaimana tidak? Coba mari kita lihat dengan seksama bagaimana proses pembuatan jembatan jika tidak disertai dengan konsep hitungan Matematis yang kuat, maka konstruksinya tidak akan bertahan lama. Atau coba amati bagaimana komputer yang canggih itu bisa membantu manusia dalam berbagai aktivitas. Pada mulanya komputer tersebut ada karena Matematika. Coba tengok lagi, konsep-konsep Kimia, Fisika, Ekonomi semua bisa diciptakan menggunakan Matematika. Satu hal sederhana yang ada di Matematika SMA adalah penerapan Program Linear untuk menemukan solusi optimum terhadap permasalahan fungsi objektif. Jelas bahwa Matematika sangat erat bersinggungan dengan kehidupan sehari-hari.

Matematika itu membosankan
Koreksi: Matematika sangatlah menyenangkan bila kita sudah menjadikan Matematika menjadi salah satu alat untuk menemukan solusi terhadap sebuah permasalahan tertentu. Seperti yang telah dijelaskan diatas bahwa Matematika adalah mengubah permasalahan menjadi model Matematika sehingga bisa ditemukan solusinya menggunakan penalaran dan pemahaman konsep Matematika. Dalam proses penemuan jawaban dan solusi tidak terikat pada satu cara saja, melainkan ada banyak metode dan langkah penyelesaian yang bisa dikerjakan. Kalau pepatah bilang "Banyak jalan menuju Roma", rasanya ini cocok jika diungkapkan terhadap Matematika. Dalam proses menemukan jawaban, kita bebas memilih cara mana yang kita lakukan. Kita bisa melakukan manipulasi terhadap konsep dan metode sehingga bisa ditemukan langkah-langkah praktis yang biasa disebut CARA CEPAT atau TRIK SMART SOLUTION, misalnya. Nah, ketika berhasil menemukan cara cepat dari pengembangan konsep Matematika tentunya kita akan bangga dan menjadi lebih tertantang untuk menemukan cara-cara lain untuk menyelesaikan sebuah permasalahan Matematika. Bila sudah terlanjur asyik dengan Matematika rasanya sangat menyenangkan.

Jadi kata siapa Matematika itu sulit dan menakutkan? :)




Artikel Populer
Boleh Dicoba



 

44 komentar:

sprei murah said...

thank you nice blog article and bermanfaa, greetings and greetings really successfully bloggers

Vibration Monitoring said...

intinya...semua pelajaran apapun tetap penting bagi kita

galihsatria said...

Kalo kata orang jakarta, "iya menurut eloohh..."

marsudiyanto said...

Mito's itu kan HP nya Master Dedy dan Master Romy Raphael

endik said...

matematika sukar dan sulit
sukar = asu nglekar
sulit = asu njengkelit

RyCloth Distro said...

hmm, cukup membuka mata kita tentang hal tabu di matematika.. :D

Kholidil Amin said...

thanks for your sharing.......!!!!!!

Andy MSE said...

selama ini matematika tidak menjadi masalah bagi saya. mungkin karena saya hanya menggunakannya untuk keperluan umum sehari-hari...
(yang penting bawa scientific-calculator, hehehe)

jasa penerjemah said...

kalau yang mengatakan matematika itu susah, hanya orang yg lg bad mud saja...satu kata untuk matematika, asyik dan menantang...salam kenal n sukses selalu.sya tunggu update berikutnya sob. thanks

LintasKoran said...

nice share

Thanks

sheila said...

Unik juga ya kalau diperhatikan matematika itu. Ya mau apa dikata itu sudah jadi kurikulum. :)

ndop said...

aku suka matematika, makanya ketika memilih jurusan itu, pilihan terakhir ya statistika yang berhubungan erat dengan matematika.. Aku orangnya lemot kalau urusan hafal menghafal soalnya.. geografi, sejarah is DEDEL BANGET dah.. AU AH GELAP dah...

Goiq said...

masih lebih ga suka kimia daripada matematika... hahahahaha

annosmile said...

tetep udah lulus UN..
aman :p

dede said...

wuahhhh bkin pusing jg!!!
thanks atas infonya!!!

obat alami asam urat said...

thanx info nya...

UTM said...

matematika..
saya rasa proses seorang siswa menyukai matematika tergantung dari penyajian seorang guru tentang pelajaran ini.
membuat matematika terkesan fun dan asyik, akan mensugesti siswa bahwa matematika itu pelajaran yang fun, dan tidak menakutkan..
tugas seorang guru untuk menyajikan sebaik mungkin..

Pe-Ha-Ka said...

mantap kang :)
mampir juga ya di blog saya
http://pe-haka.blogspot.com/

-=NubY619=- said...

kang kok blognya berat sekali?/maaf saya baru disini...
salam kenal ya kang...
http://nuby619.blogspot.com/

samehada said...

matematika itu menyenangkan gan..

Oxe Blog said...

tapi menurut ane matematika gak sulit....dari pada pelajaran sejarah,,,,
kunjung balik ya,,http://andri-ox.blogspot.com/

Nofalanta said...

Luaar biasa....
salam persahabatan.. :D

unaisah travel said...

memang benar matematika bukanlah sesuatu yang mesti ditakuti....

Anonymous said...

http://adf.ly/59Orr

Santai Coi said...
This comment has been removed by the author.
Santai Coi said...

Untuk yg otaknya lebih menggunakan logika, matematika c menyenangkan.. tp klo yg lebih mengandalkan ingatan.. kayaknya matematika jadi menyebalkan ya.. ^^
CMIIW

bisnis online said...

http://caridolaryuk.blogspot.com/

PIEBIE said...

Owwh gituh to...........?

Tempat Sampah Stainless said...

makasih inponya mas ndro RAK STAINLESS STEEL
TIMBANGAN HEWAN | Roller Conveyor
| Meja Stainless | Mesin Las

Meja Stainless said...

makasih pak guru

Bowl SInk said...

mantab.

Rak Stainless said...

tob markotob....

roboforexindo said...

hmmm matematika, kenangan masa sekolah :D

Tas Ransel said...

Jujur aja ane kurang suka sama matematika gan.. Hihihihih..

Phaksi Nirwana said...

Matematika hanya butuh latihan dan pembiasaan....

Mampir gan...
http://phak2.blogspot.com

obat tradisional myoma said...

memang bner matematika peljaran yg susah susah gampang juga

Anonymous said...

eventstreaming.co.id
(http://eventstreaming.co.id/index.php/video)

Anonymous said...

http://eventstreaming.co.id/index.php/video
http://eventstreaming.co.id/index.php/technology
http://eventstreaming.co.id/index.php/layanan/layanan-acara/acara-reuni
http://eventstreaming.co.id/index.php/layanan/layanan-kegiatan-budaya
http://eventstreaming.co.id/index.php/layanan/layanan-acara/acara-akademik

fai said...

aman ketika sudah lulus :))

slow said...

oke, sippp

anita KALBAR SMK al-haudl ktp said...

Akku bingung matematika,,akku pngen sekali bisa menguasai matematika,,tpi gmana caranya?? Sbntar lagi aku UN ,,matematika yg akku takutkan,,

novhyc said...

matematika pelajaran yang memacu kreativitas.....

HanyaInginTahu said...

makasih kaka2 sekalian atas infony
dan sya juga punya blogger sya mohon mampir ya

http://hanyaingintah0.blogspot.com

cara pemesanan ace maxs said...

salam kenal bos

Kirim Komentar Anda

Gunakan link dibawah ini jika form komentar tidak bisa digunakan
(Klik disini untuk mengirim komentar anda)

Silahkan menuliskan komentar anda pada opsi Google/Blogger untuk anda yang memiliki akun Google/Blogger.

Silahkan pilih account yang sesuai dengan blog/website anda (LiveJournal, WordPress, TypePad, AIM).

Pada opsi OpenID silahkan masukkan URL blog/website anda pada kotak yang tersedia.

Atau anda bisa memilih opsi Nama/URL, lalu tulis nama anda dan URL blog/website anda pada kotak yang tersedia. Jika anda tidak punya blog/website, kolom URL boleh dikosongi.

Gunakan opsi 'Anonim' jika anda tidak ingin mempublikasikan data anda. (sangat tidak disarankan)