Tutorial Cari Uang

Sunday, May 13, 2012

Trans Corp Berhenti Siaran Sementara

Trans Corp, Transtv dan Trans|7 untuk sementara tidak bisa anda nikmati siaran regulernya. Siaran kedua stasiun televisi swasta tersebut sebenarnya masih bisa disaksikan oleh pemirsa setianya, namun hanya siaran lokal saja. Misalnya daerah Surabaya akan mendapat siaran Transtv Surabaya dan Trans|7 Surabaya, begitu pula untuk daerah lain.

Hal ini dikarenakan terjadi kebakaran pada ruang genset gedung Trans Corp. Kemungkinan terjadi akibat gangguan korsleting listrik. Hmmm sebuah peribahasa yang mencerminkan kesusahan yang diderita oleh Trans Corp adalah sudah jatuh tertimpa tangga pula.

Ya, mengingat baru saja Transtv kehilangan dua kru televisi terbaik mereka yang jatuh bersama pesawat Sukhoi Superjet 100 di gunung Salak, Jawa Barat. Kini, mereka harus menanggung berita duka lagi atas kebakaran yang menimpa salah satu gedung mereka.

Yah jadi melewatkan minggu malam tanpa OVJ...

Semoga lekas selesai dan kembali mengudara dengan normal deh.... Amin.

Friday, April 27, 2012

BBM (Benar Benar Membingungkan)


Saat ini rakyat Indonesia sedang sibuk membahas topik hangat. BBM. Eits, bukan BBM Blackberry Messenger... Ya! BBM adalah singkatan dari Bahan Bakar Minyak. Namun, juga bisa diartikan benar-benar membingungkan.

Hm.. Bila kita melihat kebijakan pemerintah terhadap satu hal bernama BBM ini memang benar-benar membuat bingung rakyat. Kenaikan harga BBM sudah diputuskan untuk ditunda, bukan dibatalkan. Ini membuat pemerintah bingung menentukan opsi kebijakan untuk 'menyelamatkan' perekonomian negara.

BBM memang benar-benar vital. Ia menjadi sumber energi dalam peningkatan perekonomian. Suplay BBM secara langsung berpengaruh kepada arus barang dan jasa yang berimplikasi pada kesejahteraan dan keberlangsungan hidup rakyat.

BBM belum naik saja harga barang-barang kebutuhan masyarakat sudah melonjak duluan... Dan tidak bisa turun lagi. Kasihan jika melihat rakyat ekonomi lemah bila harga terus melonjak tanpa ada kesempatan rakyat untuk meningkatkan perekonomian mereka.

Baru-baru ini muncul wacana pembatasan BBM untuk mobil bersilinder tertentu. Wah.. Repot lagi. Bagaimana coba mengeksekusi kebijakan ini di lapangan nanti. Tentunya akan sangat sulit untuk memilah kendaraan berdasarkan silinder.....

Rakyat pun makin antipati pada pemerintahan, melihat bagaimana korupsi merajalela dan tumbuh subur merata dan tersebar di seluruh lini pemerintahan mulai desa sampai istana..... Terlebih kebijakan BBM yang tidak populis makin mengerek turun tingkat kepercayaan rakyat pada pemerintah untuk mengusahakan peningkatan kesejahteraan mereka....

BBM oh BBM.. Benar-benar membingungkan, benar-benar memusingkan....

Sunday, March 11, 2012

Bonek


Bondo Nekat. Itu julukan yang melekat di benak masyarakat. Ya! Sekelompok suporter salah satu klub sepakbola ternama yang berkostum utama hijau-hijau itu memang sudah sangat terkenal ke seluruh negeri.

Asal-muasal nama bonek itu adalah karena mereka memang benar-benar bondo nekat alias bermodal nekat saja. Berangkat ke stadion tanpa harus merogoh kocek, tanpa harus membayar tiket, yang penting masuk terus mendukung tim kesayangan yang tak lain tak bukan adalah tim bajul ijo.

Dimanapun tim bajul ijo bertanding mereka dengan sukarela dan memang bondo nekat saja untuk harus hadir di sisi lapangan, apapun dan bagaimanapun caranya! Semangat mereka patut diacungi jempol untuk setia dan selalu menonton dan mendukung tim kebanggaan.

Angkernya nama bonek menjadi tameng rasa percaya diri berlebih bagi pemuda-pemuda yang ingin menyalurkan hasrat mendukung tim kebanggaan. Apapun akan mereka lakukan demi melihat tim kebanggaan mereka bertanding.

Bangganya bukan main kalau mereka bisa berangkat dengan menumpang kendaraan bak terbuka yang mereka hadang di tengah jalan. Berkostum hijau-hijau dan beratribut tim sepakbola yang logonya terpampang di dada mereka. Keinginan mereka linier dengan julukan mereka, selalu ingin gratis, gak mbondo! Masuk stadion tanpa bayar. Keren bagi mereka, pengalaman yang mengasyikkan.

Di sisi lain, bagi warga masyarakat yang melihat tindak-tanduk para bonek jarang menemui satu hal yang sama. Masyarakat kebanyakan tidak suka dengan para bonek yang identik dengan kekerasan... Masyarakat terlanjur antipati.

Gesekan sedikit saja bisa menciptakan gejolak luar biasa. Tawuran, penjarahan dan perkelahian massal tidak jarang menjadi headline berita saat tim bajul ijo bertanding. Sudah nggak kaget lagi.

Rasanya trenyuh dan prihatin melihat beberapa orang bonek harus tewas dalam rangka mendukung tim yang seharusnya mereka dukung dengan penuh sportivitas dan kesantunan.

Kapan bonek menjadi santun?

NB: Tapi nggak semua bonek seperti itu. Hanya oknum kok..... Tapi oknumnya banyak.

Tuesday, February 21, 2012

Kecelakaan

Hampir tiap hari, ya! Hampir tiap hari kini kita disuguhi dengan berita menyedihkan tentang kecelakaan di jalan raya yang melibatkan kendaraan seperti bus dan kendaraan angkutan lainnya... Saya pun sudah susah untuk mengingat banyaknya kejadian tersebut, mulai dari bis yang nyungsep di kolam renang, mendarat di dasar sungai setelah serempetan dengan sedan mabuk, dll....

Semua seperti diawali dengan berita gempar tentang sosok wanita subur yang berinisial A, lantas peristiwa lain menyusul berurutan seperti tiada henti.... Sudah sedemikian parahkan transportasi kita sekarang? Saya prihatin dan trenyuh melihat serta mendengar beritanya...

Sudah waktunya kini untuk memperbaiki segala sisi dan aspek transportasi mulai dari jalan raya hingga kelaikan kendaraan yang harus diperiksa secara detil dan menyeluruh. Hm... Jangan sampai ada korban-korban lagi..... :(

Tidak hanya itu, pengendaranya pun harus lebih santun lagi dalam mengemudi di jalan umum. Tidak bisa dipungkiri bahwa human error merupakan faktor utama yang menyebabkan terjadinya kecelakaan.

Saya malu dengan warga Jepang yang notabene produsen otomotif terbesar dunia. Ketika bertemu dengan pejalan kaki yang hendak menyeberang mereka memelankan kendaraan dan mempersilahkan pejalan kaki untuk menyeberang. Jauh berbeda dengan disini yang sangat acuh. Yang penting saya nyampe lebih cepat... :)