Tutorial Cari Uang

Tuesday, March 02, 2010

Kadaluarsa

PENGUMUMAN YANG LEWAT MASA AKTIFNYA

Hmmm.... Melintasi kota-kota di Jawa, khususnya bersama motor legendaris memang terasa sangat mengasyikkan... Ini adalah sebagian dari hobi saya sebagai seorang biker dan motoris... Ada satu hal yang membuat perasaan terus dalam penasaran untuk berkelana ke tempat baru menikmati pemandangan indah, seperti yang pernah saya posting disini, silahkan tengok bila anda belum membacanya....

Mulai memasuki kota Kediri dari arah utara, akan disajikan pengumuman segede gaban yang terpampang di perempatan dekat pos polisi. Di dalam pos polisi tersebut sepertinya tak tampak polisi sedang berjaga dan mengawasi lalu lintas (dengan baik dan benar). Yang saya tahu polisi-polisi tersebut hanya duduk nyantai sembari ngobrol dengan rekannya..... Entah apakah masih ada rasa peduli terhadap lalu lintas dan kondisi jalan yang sedang dalam pengawasannya...

Saya rasa tidak ada.... Hehe... Apa buktinya????? Lha itu ada papan pengumuman yang segede gaban dibiarkan kadaluarsa dan tidak pernah diupdate lagi..... Hmmm.. Blog ini saja saya usahakan untuk selalu update untuk memberikan bahan bacaan di waktu luang kerja atau menemani waktu bersantai anda.... Masa polisi aja tidak mampu mengupdate papan pengumuman miliknya??????

Hehe... Gaji bulanan selalu dapat, plus ceperan di jalanan.... Para polisi tersebut duduk nyantai di pos jaga, dan ngapain juga harus update papan pengumuman...... Haha....... Tenang...

Kalau ditanya mungkin jawabnya seperti ini,... "Maaf sedang hiatus"

Maaf lagi hiatus

Kasus-kasus seperti ini bahkan seringkali kita jumpai di berbagai sektor kehidupan..... Kalau nggak mau update, mbok diturunkan saja itu pengumumannya... Hm...

Wednesday, February 24, 2010

Maaf dan Terima Kasih

Maaf dan Terima Kasih

Seucap kata 'maaf' dan 'terima kasih' mengajarkan kita akan pentingnya arti hidup sosial yang sebenarnya. Kita tidak sendiri, ada individu lain yang memiliki pandangan berbeda dari diri kita meskipun kadang terdapat banyak kesamaan pandangan. Tak dapat dipungkiri lagi bahwa dalam bersosialisasi seringkali terjadi gesekan antar individu.

Dua kata tersebut terlihat sangat mudah untuk diucapkan, meskipun sebagian orang sangat susah untuk mempraktekkannya. Anda masih ingat Mpok Minah di serial Bajaj Bajuri? Ya, barangkali beliau adalah sosok rekaan dimana kata 'maaf' bisa terlontar seiring hembusan kata-kata dari bibirnya.... Mungkin kita memandangnya sebagai bahan humor dan sedikit menyadari bahwa apa yang terkandung dalam kata 'maaf' sangat besar maknanya.

Dalam kata 'maaf' terkandung arti yang sangat dalam. Kesalahan dan alpa adalah sangat wajar muncul dari diri manusia. Ketika kesalahan telah terjadi atau bahkan sedang akan terjadi, maaf menjadi jalan untuk melapangkan dada mereka yang terkena imbas kesalahan yang kita perbuat. Kata 'maaf' akan menyadarkan bahwa kesalahan bisa saja setiap saat terjadi pada semua manusia, sengaja maupun tidak. Maaf tidak membuat harga diri kita menjadi jatuh....

Maaf juga menuntun kita untuk lebih santun dalam bersikap. Ucapan perintah bila disambungkan dengan kata 'maaf' terlihat lebih sopan.... Maaf, permisi, tolong, nyuwun sewu.... Ah... Kata terakhir itu lekat sekali dengan adat Jawa yang selama ini diajarkan oleh mbah-mbah saya.... Memaafkan dengan tulus akan membuat kita memiliki jiwa yang lebih besar, dada yang semakin lapang, dan keikhlasan untuk menjalani hidup.

Sementara itu, kata 'terima kasih' mengajak kita untuk menghargai kebaikan yang datang kepada kita lewat perantara orang lain. Tak mungkin kita bisa melakukan semuanya sendiri tanpa bantuan orang lain... Pasti selalu ada jalan lewat tangan-tangan orang lain di sekitar kita untuk membuat kita senang dan bahagia.

Rasa terima kasih juga mampu menyadarkan kita bahwa sekecil apapun jasa orang lain itu tetaplah akan sangat berarti bagi kita. Bila dirangkai dengan kalimat perintah, kata 'terima kasih' akan menunjukkan bahwa kita menghargai apa yang telah dilakukan orang lain. Bentuk apresiasi bahwa mereka telah melakukan apa yang telah kita perintah.

Kadang kita merasa bahwa kita yang paling benar sehingga susah sekali kata maaf itu muncul dalam keseharian kita. Serta rasa sombong dan angkuh melambungkan kita untuk melupakan rangkaian kata 'terima kasih'..... Hmmmm....

Terima kasih sudah mau singgah di blog biru ini.... Mohon maaf bila apa yang disajikan blog biru kurang memuaskan dahaga informasi anda....

Monday, February 22, 2010

Wasit Goblok ?

"Kalau saat diuntungkan wasit kita jumawa dan tidak protes. Jangan protes jika wasit bertindak sebaliknya. Itulah hakikat kejujuran."

Level kita memang baru sebatas jadi penonton. Wasit harusnya melihat televisi dan belajar bagaimana untuk menjadi wasit yang baik. Begitu juga dengan para pemain sepakbola perlu belajar berbaik sangka bahwa wasit sudah melakukan yang terbaik seadil-adilnya. Serta satu hal yakni belajar bagaimana menghormati setiap keputusan wasit...


Menyaksikan pertandingan Arema lawan Persebaya semalam memang tersaji laga panas yang penuh gengsi. Duel sesama Jatim ini sudah seperti ajang pertaruhan harga diri. Kemenangan harus direbut, meski dengan cara apapun.... Ketika wasit menjadi 'pemenang', maka saling tuduh pun muncul dari banyak pihak yang merasa dirugikan.....

Ah... Seandainya jiwa sportivitas dan pemahaman akan arti sebuah pertandingan sudah dijiwai oleh semua elemen pertandingan sepakbola, ya pemain, ya pelatih, ya wasit, ya penonton, ya semuanya, tidak sepantasnya hal yang sedemikian terjadi.......

Baca Juga :
Anarkisme Suporter Bola
Blog Sepakbola

Gambar Ilustrasi diambil dari Google Images.

Thursday, February 18, 2010

Menikmati Pemandangan

Ketika penat mulai menyapa, maka tiba waktunya untuk melepaskan diri dari segala kesibukan sehari-hari. Perjalanan, wisata, rekreasi, touring dan menikmati pemandangan terbukti bisa menghilangkan kejenuhan dan rasa bosan... Refreshing....