Tutorial Cari Uang

Tuesday, February 10, 2009

Iklan Baris Gratis

IKLANKAN APAPUN DISANA
Pasang Iklan Gratis


Tertarik dengan postingan Kang Rohman tentang cara membuat blog iklan gratis, akhirnya saya pun coba-coba mendesain sebuah blog khusus untuk memuat iklan-iklan dari anda. Jadi anda bisa mempromosikan apapun disana, bebas asal tetap sopan.

Tujuan saya membuat blog khusus iklan dari anda ini adalah karena semakin lama saya melihat semakin banyak penyalahgunaan kolom kotak teriak atau kotak suara yang ada di sidebar blog ini oleh teriakan-teriakan berbau spam dan iklan... Jadi tak ada salahnya bila kini ada tempat khusus bagi anda yang ingin mempromosikan blog, posting terbaru anda, bisnis, produk atau apapun disana.

Blog Iklan Baris Gratis saya menyebutnya. Langsung aja meluncur ke http://iklan-barismu.blogspot.com/!

Cara mengisikan iklan anda cukup mudah, tinggal isi form berupa nama, email, judul iklan dan isi iklan serta bisa disertai dengan gambar pendukung, maka iklan anda siap untuk tampil sebagai posting baru di blog yang sengaja saya desain mirip dengan blog biru ini.. Haha...

Silahkan isikan iklan anda tentang apapun. Blog, website, bisnis, produk atau apapun bisa anda promosikan gratis disana... Iklan yang tampil tidak dipungut biaya. Iklan akan tampil beberapa detik setelah anda posting. Dan dijamin akan segera diindex Google....

Untuk bisa langsung tampil di halaman pertama search engine saya tidak berani menjamin. Semua tergantung dari keyword atau frase kata yang anda gunakan... Saya hanya menjamin kalau apa yang anda iklankan akan segera di crawl oleh Google. Itu saja...

Jadi jangan tunda lagi untuk meluncur ke sana. Silahkan mencobanya....!

Sunday, February 08, 2009

Adab Makan

MENGAPA SENDOK GARPU DITELUNGKUPKAN USAI MAKAN
Plus Cerita Unik tentang Dawet Jabung Ponorogo


Ah.. Kali ini saya mulai posting sambil badan kedinginan selepas kehujanan saat pulang touring menapaktilasi ziarah. Saya, Gajah Pesing, dan Arai meluncur ke kota Ponorogo sambil rehat di banyak kota di Jawa Timur. Hehe.... Sembari mengisi waktu libur akhir pekan dan karena ada momen yang tepat akhirnya kami bertiga berangkat menuju kota yang terkenal dengan kesenian Reog itu.

Di Ponorogo, kami sempat menikmati suasana ramah kota kecil nan banyak para warok. Kota yang nyaris mengantar ingatanku untuk membayangkan keramahan kotaku tercinta yang hanya berjarak puluhan kilometer dari Ponorogo, Trenggalek. Hehehehe.... Karena kultur dan bahasa yang digunakan nyaris tak beda jauh... Jah... Kangen Trenggalek....!

Kami bertiga memang merencanakan untuk berkumpul bersama bersama para blogger warok dan warokwati dari Komunitas Blogger Ponorogo, KotaReyog.Com pada hari Sabtu Malam dan Minggu pagi. Kebetulan pada Minggu pagi itu ada agenda Yu Darmi (untuk kali pertama), atau dalam kamus TPC adalah JMP (Jogging Minggu Pagi / Janjian Makan Pagi). Sabtu malamnya kami nongkrong menikmati sajian angkringan ala Ponorogo di Dalan Anyar (=jalan baru).


Dan betul saja, agenda acara diisi dengan jogging dan olahraga (seperti bisa dilihat pada gambar di atas) di seputaran taman GOR Singodimedjo dan lantas janjian makan Sego Pecel khas Ponorogo. Halah... Berikutnya warung Dawet Jabung Mbah Sumini menjadi jujugan untuk menghilangkan dahaga sekaligus berwisata kuliner.


Kami pun akhirnya paham tentang mitos unik dan menggelitik tentang Dawet Jabung, yakni cara penjual menyajikan Dawet Jabung kepada pembeli. Jadi, penjual Dawet Jabung (yang kebanyakan wanita muda cantik) akan menyodorkan dawet Jabung dalam mangkok di atas lepek (piring kecil).


Nah, bila pembeli (pria) mengambil mangkok beserta lepeknya dan si penjual mengizinkan berarti si penjual rela untuk 'ber-ehem-ehem' dengan si pembeli. Jika pembeli nekad mengambil mangkok plus lepeknya, maka ini menandakan bahwa si pembeli juga mau 'membeli' si penjualnya. Woalah ternyata begitu to?? Wkwkwk..

Di sela-sela minum dawet Jabung (minum apa makan sih?), saya tergelitik melihat posisi sendok yang tertelungkup ketika dawet Jabung telah tandas. "Mengapa kok posisi sendok atau garpu harus ditelungkupkan saat selesai makan?" tanyaku. "Hm, apa ya, memang etikanya kan seperti itu kalau makan?".

Ya, memang etika makan atau tata cara makan (table manner) yang baik memang seperti itu. Sendok dan garpu yang tertelungkup artinya tidak ingin menambah kembali. Jika sendok garpu telentang maka ini artinya adalah ingin tambah lagi. Hehe.

Rasa-rasanya ini analog dengan menambah 'jatah' di ranjang kekeke..... Bila pasangan (wanita) telentang usai bercinta maka artinya ia minta tambah lagi, dan bila telungkup berarti sudah tidak ingin ada perpanjangan waktu bercinta alias stop lanjut ke ronde berikutnya. Wkwkwkwkwk....

Ohya, sudah tahu budaya makan orang Arab Saudi?? Cek disini!

Gambar hasil googling dan nyadap punya mendol, Dion dan kotareyog

Thursday, February 05, 2009

Pengakuan

UNGKAP SEMUA RAHASIA DIRI DALAM ANONIMITAS
Akuin Aja Dosa Kamu, Kesalahan, Rahasia, Curhat, Dll...


Sebagai manusia pasti ada saja rahasia yang disimpan dan tidak boleh ada orang lain yang tahu. Cukup hanya diri sendiri saja yang mengetahui apa yang sedang terpikir, dosa apa yang pernah tercipta, kesalahan dan segala macam perbuatan yang sadar atau tidak sadar kita lakukan.

Mungkin berawal dari sini fungsi buku diary awalnya muncul. Buku mungil yang nantinya akan berisi coretan tentang rahasia serta curhat atau curahan hati si pemiliknya tentang segala macam hal. Mulai dari hal yang sepele remeh temeh hingga hal yang luar biasa berat hingga membuat si empunya diary pusing bukan kepalang bahkan berujung stress.

Meskipun kadang rahasia-rahasia kecil meluncur lewat bibir dalam bentuk curhatan kepada seseorang terdekat yang kita percaya. Ini adalah sebagai bentuk pencurahan segala uneg-uneg yang beredar dalam kepala dan untuk meringankan dan melepaskan beban yang menggelayut di pikiran agar terhindar dari stress. Pun dengan curhat akhirnya bisa menemukan jalan terang berupa solusi atas masalah yang dihadapi.

Akhirnya banyak orang memanfaatkan media blog sebagai diary online, tempat menuliskan uneg-uneg, curhat dan pemindaian pikiran dalam belantara teks di dunia maya. Karena sifatnya yang dua arah sehingga curhatan yang ditulis harapannya mendapatkan feedback dan masukan dari para pembaca. Syukur-syukur kalau akhirnya mendapat solusi. Hehe...

Dulu, awal tahun 2007 ada sebuah situs yang berisi tempat pengakuan (confession) segala macam hal yakni kuakui.com bertajuk lepaskan bebanmu. Situs tempat menampung semua beban rahasia manusia dalam keanonimitasan. Artinya mereka bisa menuliskan keluh kesah dan rahasia serta pengakuan dosa secara anonim alias tanpa harus menunjukkan jati diri atau mengungkapkan identitas yang sebenarnya. Barangkali cukup menunjukkan jenis kelaminnya saja. Lelaki atau perempuan.

Kini, awal tahun 2009 muncul situs serupa yang memuat aneka macam pengakuan dosa dan curahan hati mulai dari hal sederhana sampai yang kompleks bisa ditemui di http://ngaku.in.

Berikut ini adalah skrinsutnya. Coba tengok deretan pengakuan yang ada disana. Ada perasaan geli, lucu, aneh dan ngeselin. Hahaha... Campur aduk jadi satu.


Silahkan menuliskan pengakuan dosa, kesalahan yang pernah kamu buat, rahasia diri, curhat atau apa saja asal untuk melepaskan beban diri disana atau di kolom komentar blog biru ini... Yuk silahkan...!!

Monday, February 02, 2009

Grammar Suro Boyo 3

PEMUTARAN PERDANA GRAMMAR 3 : MANTAB JAYA
Don't Judge Surabayanese from Pisuhannya, Cuk!


Sebelum membaca posting ini ada baiknya anda membaca dulu posting terdahulu tentang bahasa Surabaya yang kasar, tapi jangan lihat orang Surabaya dari Grammar-nya. Posting yang menceritakan bahasa Surabaya yang kasar dan film Grammar 1.


Alhamdulillah, saya dan teman-teman kru TuguPahlawan.Com menyempatkan diri untuk hadir di Royal Plaza untuk menyaksikan pemutaran film pendek indie yang mengangkat tema tentang Surabaya, Grammar 3 versi Mantab Jaya. Yap, kebetulan tanggal 31 Januari kemarin adalah hari launching perdana video grammar Suro Boyo episode Mantab Jaya.


Film animasi pendek garapan si Ikin ini paling menyedot antusiasme kru TPC untuk datang ke Royal Plaza. Rasa penasaran dan keingintahuan yang tinggi akan isi dan materi dari film animasi pendek besutan alumnus Desain Produk ITS Surabaya ini mengalahkan rasa lapar yang mendera selama menunggu tayang perdana film ini diputar.

Sebelumnya, dua film animasi Grammar yang mengisahkan dua pemuda Surabaya, si Suro dan si Boyo, memang menyedot perhatian para Jancokers - sebutan untuk pecinta video Grammar. Aksi konyol Suro dan Boyo plus pisuhan yang selalu menghasilkan poin demi poin membuat film indie ini mendapatkan tempat di hati para Jancokers, selain kritik membangun untuk kota tercinta Surabaya tentunya.. Oke jeh oke jeh...

Di video Grammar Suro Boyo 1, si Suro minta pinjaman duit Rp 500 juta kepada si Boyo untuk operasi, gara-gara pas Suro berenang lalu sesak napas, kebanyakan lumpur. Di video Grammar Suro Boyo 2 menceritakan kisah si Suro yang telah merantau ke kota Jakarta. Pisuhan lokal Surabaya dari si Boyo dan logat Jakarte ala Suro dipadu dengan topik pembicaraan tentang masalah taman kota Surabaya menjadi topik utama.

Di video Grammar Suro Boyo 3 ini tema yang diangkat adalah makanan khas Surabaya yakni lontong balap atau racing lontong, hahaha... Berbeda dengan dua video Grammar sebelumnya dimana Suro dan Boyo hanya bertemu melalui sambungan telepon, kali ini terjadi kontak langsung antara Suro dan Boyo. Mereka bertemu dan mencari warkop (warung kopi) yang berjualan makanan lontong balap.

Film ini menceritakan bagaimana awal mula dan sejarah lontong balap di Surabaya yang membuat para Jancokers tertawa ngakak... Haha... Juga bagaimana rahasia petis yang membuat lontong balap ini begitu enaknya, dan sensasi Suro dan Boyo saat menikmati sajian lontong balap yang serasa naik mobil balap sungguhan.. Haha.. Konyol!

Si Suro yang polos dan pisuhan si Boyo yang kontinu membuat kejutan-kejutan di setiap adegan film Grammar 3 episode Mantab Jaya ini. Satu adegan yang paling saya ingat adalah ketika Suro sakit perut karena terlalu banyak sambel petis pada lontong balapnya, lantas dia berkata "Mules Jaya iki!". Dan ditimpali oleh si Suro, "Awakmu iku senengane, mesti lek gak mangan, nelek, terus turu. Mangan, nelek, turu. Mangan, nelek, turu." Hahaha.......
Berikut ini video Grammar 1 dan Grammar 2.



Berikut adalah trailer dari video Grammar Suro Boyo 3 episode Mantab Jaya.

Trial Version


Full Version

Buat para Jancokers yang tertarik untuk menyaksikan acara nonton gratis Grammar 3 ini bisa meluncur ke Gedung Cak Durasim, Jl. Genteng Kali 58 Surabaya pada tanggal 7 Februari 2009 pukul 19:30 WIB. Yuk buruan datang....

Bagi yang penasaran video full berdurasi kurang dari sepuluh menit dari Grammar 3 episode Mantab Jaya bisa bersabar menunggu diupload di Youtube....