Tak terasa bulan Agustus hampir usai, bulan kemerdekaan negeri yang memiliki bendera merah putih dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Sudah lebih dari 64 tahun bangsa Indonesia telah merdeka. Begitu banyak yang telah diraih. Kemajuan demi kemajuan bersanding dengan keterpurukan yang mewarnai enam puluh empat tahun kemerdekaan.
Di posting ringan blog biru ini hanya ingin mengupas dibalik makna angka enam puluh empat. Ya, enam puluh empat tahun yang lalu bangsa ini menyatakan kemerdekaannya. Angka yang menjadi penanda bahwa 64 tahun telah dilalui setelah dwi tunggal Soekarno-Hatta memproklamirkan kemerdekaan Indonesia di Pegangsaan Timur dulu...
Angka 64 sendiri memiliki makna dan peringatan bagi jalannya bangsa Indonesia ini kedepan.....
Pertama, angka 64 tersusun dari angka 6 dan 4. Keduanya dilambangkan sebagai peringatan terhadap para elit politik negeri ini. Angka 6 melambangkan sosok manusia dengan perut gendut dan angka 4 sebagai kursi terbalik. Maknanya adalah mereka yang bermain di ranah politik diharapkan agar lebih mengutamakan kepentingan masyarakat banyak ketimbang kepentingan perutnya sendiri. Sementara kursi terbalik memberikan peringatan bagi mereka untuk tidak menjadikan 'kursi' di tiga komponen utama pemerintahan yakni legislatif, yudikatif dan eksekutif sebagai tempat nyaman untuk kepentingan mereka pribadi.
Kedua, angka 6 dan 4 bila dijumlahkan hasilnya adalah 10. Angka sepuluh yang melambangkan nilai sempurna (di rapor sekolah), hihi... Ya, seharusnya mereka bekerja secara sempurna demi kemajuan dan perbaikan negeri ini. Amin.....
Ketiga, angka 64 adalah hasil kuadrat dari angka 8. Angka 8 sendiri melambangkan angka yang tersusun dari garis yang tiada pernah terputus. Angka 8 jika dilihat dari bentuknya adalah satu kesatuan utuh yang tak berujung, tak pernah ada putus-putusnya. Ini bisa diartikan sebagai doa bahwa pemerintahan yang terbentuk sekarang adalah pemerintahan yang baik dan harus berlandaskan pada tiga pilar, yakni dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Contoh sederhana pajak yang disumbang oleh rakyat harus menjadi sumber kesejahteraan bagi rakyatnya, bukan sumber kesejahteraan bagi para pemimpin untuk memakmurkan perutnya sendiri.
Dan yang terakhir adalah angka 64 ini kebalikan dari angka 46, angka keramat bagi sang jawara yang mengantarkannya pada prestasi tiada henti. Ya, semoga saja ini bukan pertanda bahwa Indonesia akan jauh dari kejayaan, miskin prestasi. Amin....
Mari kita senantiasa berdoa demi kemakmuran dan kemajuan bangsa ini..... Dan selalu berusaha untuk memajukan bangsa ini lewat tangan kita bersama segenap bangsa Indonesia....
merdeka..!! :D sekali merdeka tetap merdeka..!! :)
ReplyDeleteMerdeka juga! ahli otak-atik angka rupanya.....
ReplyDeletemantabbbbb....semoga pemimpin kita bernilai sepuluh mas...
ReplyDeleteWuuuiiihh The Doctor.....46 kebalikannya 64....hehehehehhe...siiip markusip
ReplyDeleteaku tertarik ongko 8
ReplyDeleteWah keren tuh, trus kalo nanti 65 gmana? He he
ReplyDeleteaku nunggu kalo 69 aja lah.. haha
ReplyDeleteWah kreatif aja mas anang, bisa-bisa aja.. hhee
ReplyDeletegothak gathik gathuk dadi mathuk banjur manthuk manthuk
ReplyDeletemakanya valentino rossi menang trus ya...
ReplyDeletexixixiixixix.. napa semua jd palentino iia?!??!
ReplyDeleteexpresi yang bugs mas.... :)
ReplyDeleteOTHAK-ATHIK MATHUK...HE..HE..HE...
ReplyDeleteSAYA KOK PERCAYA AMA YANG RASIONAL-RASIONAL SAJA TO MAS......
MET KENAL NGGIH MAS, SEMOGA TAMBAH RAMAI BLOGNYA!
"Mari kita senantiasa berdoa demi kemakmuran dan kemajuan bangsa ini....."
ReplyDeletemari,....
udah 64 tahun ya... apakah ini pertanda baik atau buruk ??? yang pasti kita selalu optimis kedepan. ada apa dengan angka 69.
ReplyDeletesuka Rossi juga ya?
ReplyDeletenice analysis
yen angka 69 artine opo mas anang?
ReplyDelete46 Nomere rosy :D
ReplyDeletewow... dirimu menjelaskan makna kemerdekaan dengan rasa berbeda dan segi berbeda.. salut nang...
ReplyDeletengrencanakne postingan ngene iki gak sembarang wong iso..
kalo 69 gimana cak?
ReplyDelete